Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar!

Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar

Waktu: 2026-09-12 22:39:45 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 164x

"Jadi setiap pandangan dari manapun itu baik untuk kita akomodasi kita jadikan inspirasi dan kita tindaklanjuti dalam sidang-sidang komisi nanti bisa jadi dijadikan rekomendasi," kata dia.

Dia juga membenarkan ada masukan yang meminta agar Ketum PBNU tidak merangkap jabatan politik.

Namun, keputusan ini akan diputuskan dalam kesepakatan di muktamar.

"Selebihnya nanti tergantung muktamirin apakah mau mengambil keputusan yang baru atau mempertahankan yang lama atau kemudian diputuskan tapi berlaku pada muktamar yang akan datang, semuanya itu bergantung pada kesepakatan nanti di muktamar," kata Gus Ipul.

Gus Ipul pun meyakini bahwa NU tidak kekurangan kader untuk menjadi ketua umum

"Dan ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan apakah muktamirin ingin memilih yang lama atau yang baru ya kan, yang lama atau yang baru ada itu biasa di dalam muktamar," tutur dia.

Ia pun mengungkapkan sudah ada sejumlah nama yang digadang-gadang masuk bursa calon ketum PBNU pada muktamar mendatang.

"Kalau calon-calon yang sudah disebut-sebut itu, ada Gus Salam Sohib, Ada Gus Yusuf Chudori, ada Kiai Zulfa Mustafa, ada Gus Kikin, ada Gus Yahya sendiri dan Prof Nasaruddin. Jadi tergantung nanti. Saya kira itu adalah kader-kader yang terbaik," ujar Gus Ipul.

Ketum PBNU yang fresh

Sebelumnya, Ketum PKB, Cak Imin menegaskan bahwa PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar atau fresh.

Alasannya, Cak Imin 

"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
  • Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
  • Solusi Bangunan Terpadu: Tekan Biaya Renovasi Melalui Inovasi Material
  • Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
  • Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering
  • Prabowo Mau Bangun 12 Kota Satelit Baru, Satu Kota Luasnya 200 Hektar
  • AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli
  • BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
Konten Rekomendasi
  • Rano Karno: Aku Dukung Spanyol Kalahkan Argentina 2-1
  • Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
  • Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
  • Hasil Piala AFF Wanita 2026: Indonesia Runner up Grup B Usai Ditahan Kamboja 1-1
  • 5 Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil
  • Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini