Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok!

Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok

Waktu: 2026-09-12 22:36:05 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 327x

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, macet parah akibat banjir setelah hujan deras mengguyur, Senin (20/7/2026) petang.

Pengendara motor maupun mobil, nekat menerobos banjir. Pengendara harus mengantre lewat.

Puluhan anggota polisi lalu lintas, siaga di lokasi dan mengurai kemacetan panjang. Kendaraan sangat padat karena jam pulang kerja.

Petugas juga mengarahkan pengendara, agar tidak melewati genangan air yang dalam.

Beberapa pengendara yang nekat menerobos banjir, membuat sepeda motornya mogok. Polisi tampak langsung bergegas mendorong sepeda motor warga.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika mengatakan, hujan deras mulai turun sejak pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Selama tiga jam hujan, membuat Jalan Jenderal Sudirman di depan Rumah Sakit Awal Bros, banjir.

"Genangan air menyebabkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman serta perlambatan arus kendaraan di Jalan Diponegoro," kata Jeki saat diwawancarai wartawan di lokasi banjir.

Jeki menerjunkan 50 personel untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan aman di tengah cuaca ekstrem. Ia pun ikut turun tangan membantu warga.

Personel gabungan Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru, berjibaku di tengah banjir.

Mereka bahu-membahu membantu mendorong kendaraan roda dua yang mogok, serta mengarahkan pengendara menuju jalur yang lebih aman dari genangan air.

"Alhamdulillah, situasi tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera kami atasi bersama seluruh personel yang bertugas di lapangan. Saat ini arus lalu lintas sudah mulai lancar," kata Jeki.

Namun demikian, anggotanya tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi apabila terjadi hujan susulan maupun genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. 

Salah seorang warga Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Diana Tika, mengaku sepeda motornya mogok karena menerobos banjir.

"Saya mau pulang ke Pasir Putih, pas lewat di sini rupanya banjir. Karena mau cepat, saya terobos banjir. Rupanya cukup dalam airnya dan motor saya mati," ujar Diana saat diwawancarai wartawan di lokasi.

Ia sempat kesulitan mendorong sepeda motor melewati genangan air. Tak lama kemudian, datang sejumlah anggota polisi menolongnya.

"Alhamdulillah, tadi dibantu sama anggota polisi dorong motor. Kalau saya sendiri susah tadi, berat jalan di air dan arusnya deras. Bersyukur sekali ada petugas yang sigap menolong," kata Diana.

Petugas juga membantu menghidupkan sepeda motor wanita tersebut hingga akhirnya bisa hidup kembali.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
  • Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan
  • Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
  • KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda  Diamankan Polisi
  • Jaga Kondusivitas, Baliho HUT Sukoharjo Dipasang Tanpa Gambar Wajah Kepala Daerah
  • Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam
  • Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan
  • Saham BSI Naik Hampir 10 Persen, Ditopang Sentimen Pasar dan Fundamental
Konten Rekomendasi
  • Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
  • Pelaku Penembakan di Bar Canggu Bali Punya Izin Kepemilikan Senpi, Tak Sesuai Dokumen
  • Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
  • ITS Kembangkan Material Komposit Hibrida dari Limbah Sawit, Ringan tetapi Berkekuatan Tinggi
  • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
  • Tiga Mobil Baru Mazda Siap Meluncur di GIIAS 2026