Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs 14 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan, BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih!

14 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan, BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih

Waktu: 2026-07-29 19:10:47 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 615x

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi dampak musim kemarau yang telah dirasakan di sejumlah wilayah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiapkan suplai air bersih menggunakan mobil tangki guna membantu masyarakat terdampak kekeringan.

Langkah ini diambil setelah laporan sementara menunjukkan sedikitnya 14 kecamatan di Cianjur mulai mengalami kekeringan akibat menyusutnya sumber air, baik dari sungai maupun cadangan air bawah tanah.

Apa saja wilayah yang mulai terdampak kekeringan?

Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, mengatakan bahwa dampak kemarau sudah mulai dirasakan masyarakat di berbagai kecamatan.

Kondisi ini ditandai dengan berkurangnya debit air hingga beberapa sumber air dilaporkan mulai mengering. Berdasarkan data sementara, terdapat 14 kecamatan yang terdampak, di antaranya:

Kecamatan CianjurKecamatan CiranjangKecamatan KarangtengahKecamatan MandeKecamatan CikalongkulonKecamatan SukaresmiKecamatan CibeberKecamatan CibinongKecamatan SukaluyuKecamatan GekbrongKecamatan CampakamulyaKecamatan KadupandakKecamatan Agrabinta.

“Kami meminta kecamatan yang mulai dilanda kekeringan untuk melakukan identifikasi sumber air yang tersedia seperti sumur serapan dangkal, kolam retensi, bendungan, dan sumur bor, serta memaksimalkan fasilitas penampungan air sebagai cadangan,” kata Iwan di Cianjur, Senin (20/7/2026) dikutip dari Antara.

Bagaimana upaya BPBD dalam memenuhi kebutuhan air bersih?

Untuk mengurangi dampak kekeringan, BPBD Cianjur telah melakukan pemetaan wilayah terdampak sekaligus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga.

Distribusi dilakukan menggunakan truk tangki yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur.

Salah satu wilayah yang telah mendapatkan bantuan adalah Kecamatan Cibinong. Selama dua hari penyaluran, petugas dan relawan berhasil mendistribusikan sekitar 20 ribu liter air bersih ke sejumlah desa yang dapat dijangkau kendaraan tangki.

Selain itu, BPBD juga menyiapkan langkah tambahan guna mempermudah masyarakat dalam mengakses air bersih.

“Kami juga sudah memetakan sejumlah upaya cepat yang akan dilakukan di kecamatan yang mulai terdampak, termasuk memberikan bantuan pompa air bagi warga untuk mempermudah menampung air bersih,” katanya.

Apa potensi risiko saat peralihan musim?

Tidak hanya fokus pada dampak kekeringan, BPBD Cianjur juga mengantisipasi potensi bencana lanjutan saat memasuki masa peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

Retakan tanah yang muncul selama musim kering dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Menurut Iwan, retakan tanah dapat menjadi titik lemah yang berbahaya ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama. Kondisi ini berpotensi menyebabkan longsor maupun pergerakan tanah.

“Kami juga telah melakukan pemetaan wilayah rawan longsor dan pergerakan tanah saat peralihan musim yang diprediksi terjadi pada bulan September, karena retakan tanah yang terkena hujan deras dengan intensitas lama dapat memicu bencana hidrometeorologi,” katanya.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi secara mandiri, terutama di wilayah yang mulai terdampak kekeringan.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Kasus Korupsi Irak: Emas 375 Kg Disita, Uang Miliaran di Saluran Air
  • Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
  • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
  • Cerita Afgan Sempat Kehilangan Suaranya Jelang Konser Retrospektif
  • Harga Tiket Termurah Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Tembus Rp 172,7 Juta
  • Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
  • Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
  • 775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido
Konten Rekomendasi
  • Kunjungi Padang, Dedi Mulyadi Pilih Naik Taksi Dibanding Mobil Dinas
  • Minat Investor Tinggi, Sisa Kuota ORI030 Tinggal 12,4 Persen
  • ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui
  • Bikin Sinyal di Jakarta-Jabar Hilang, Pencuri Modul BTS Diatur WNA di Bangkok
  • Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
  • KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami