Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas!

Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas

Waktu: 2026-07-29 19:08:14 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 108x

FLORES TIMUR, KOMPAS.com – Konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali pecah pada Sabtu (18/7/2026). Dua orang dilaporkan tewas dalam bentrokan tersebut.

"Korban meninggal dunia ada dua orang," kata Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT AKP Antonio Cortareal saat dihubungi, Sabtu.

Antonio belum merinci identitas kedua korban. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, masing-masing korban berasal dari dua desa yang terlibat bentrok.

Tiga korban dibawa ke puskesmas

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Ile Boleng, Stefanus Ola Bura, mengatakan pihaknya menerima tiga korban dari Dusun Bele, Desa Waiburak, sekitar pukul 07.00 Wita.

"Yakni NI (21), BI (19), dan SS (63). Ketiganya berasal dari Dusun Bele, Desa Waiburak," ujar Stefanus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, SS mengalami luka akibat senjata tajam pada bagian paha belakang, sedangkan BI mengalami luka tembak di bagian dada.

Sementara itu, NI meninggal dunia sekitar pukul 07.10 Wita.

"Korban meninggal akibat luka tembak di bagian jantung," kata Stefanus.

Brimob dan polisi dikerahkan

Antonio mengatakan, satu peleton personel dari Markas Komando Brimob Maumere telah dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di wilayah Adonara.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi bentrokan.

Menurut Eliezer, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan warga dari dua desa tersebut.

"Data pasti mengenai korban jiwa maupun kronologi kejadian baru akan dirilis setelah proses olah TKP selesai," ujarnya.

Ia memastikan aparat terus berupaya mengendalikan situasi agar bentrokan tidak meluas.

"Kami sedang berupaya keras untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut," katanya.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat untuk meredakan ketegangan dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Eliezer mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi maupun provokasi yang dapat memperburuk situasi.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Diduga Gondol Motor Trail Honda CRF, Pria di Mamuju Kabur ke Hutan dan Tinggalkan Kendaraan Curian
  • WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
  • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
  • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
  • Unggahan Instagram Pertama Messi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
  • Hasil Semifinal Japan Open 2026: Putri KW Kandas, Kena Tikung Akane
  • BPDP Pastikan Dana Program B50 Aman, Kebutuhan Tahun Ini Diperkirakan Rp 32,3 Triliun
  • LPSK Sebut Baru 2 Korban TPKS yang Terima Dana Bantuan
Konten Rekomendasi
  • Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • Polisi Pantau JPO Grogol Usai Video Dugaan Eksibisionis Viral
  • Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah di Tengah Fenomena Fatherless
  • Motif Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Terungkap, Tersinggung soal Seragam Sekolah
  • Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
  • Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah Masih Jadi Favorit Wisatawan Nusantara