Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final!

Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final

Waktu: 2026-07-29 19:11:52 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 887x

PKB menggelar nonton bareng pertandingan Piala Dunia antara Timnas Argentina melawan Swiss. Gelaran ini dilakukan untuk menyambut rangkaian Harlah PKB ke-28.

Seusai pertandingan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut Argentina mendapat perlawanan berat dari Swiss. Adapun pada pertandingan ini, Argentina menang dengan skor 3-1 atas Swiss.

"Ya, Argentina mendapatkan perlawanan yang sangat keras, tapi dengan kemampuan yang luar biasa, Argentina tetap menunjukkan kapasitas sebagai juara dunia," kata Cak Imin seusai nobar tersebut di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu .

Melihat permainan tersebut, Cak Imin yakin Argentina bisa menuju babak final. Sedangkan untuk semifinal lainnya, Cak Imin menjagokan Spanyol dibandingkan Prancis.

"Kalau lihat ketangguhannya sih Argentina bakal lolos di semifinal dan final," ucap dia.

"Prancis dengan Spanyol? Ya saya kira Spanyol ya," tambahnya.

Adapun puncak peringatan harlah PKB akan digelar pada 23 Juli 2026 di Jakarta. Sekretaris Organizing Committee Panitia Harlah ke-28 PKB, Rivqy Abdul Halim, mengatakan rangkaian Harlah dimulai sejak awal Juli dengan sejumlah kegiatan yang mengusung tema 'Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi'.

"Alhamdulillah kita sudah masuk bulan Juli. Ini minggu pertama bulan Juli yang kita sebut sebagai bulannya PKB. Insyaallah PKB pada bulan ini berumur ke-28 tahun," kata Rivqy di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin .

Rivqy menjelaskan, sehari sebelum puncak Harlah, tepatnya pada 22 Juli, PKB akan melantik secara serentak kepengurusan 514 Dewan Pengurus Cabang dan 38 Dewan Pengurus Wilayah dari seluruh Indonesia. Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PKB sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan partai.

Pada 23 Juli pagi, PKB juga akan menggelar Ijtimak Ulama yang menghadirkan para kiai dan pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. Sementara itu, pada malam harinya akan digelar acara puncak harlah.

"Acara puncaknya akan dilaksanakan 23 Juli malam, yang insyaallah akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat," ujarnya.

Dalam keterangan resmi panitia, Harlah ke-28 disebut menjadi momentum transformasi organisasi PKB menuju partai yang lebih modern, profesional, dan adaptif melalui digitalisasi tata kelola, penguatan kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta peningkatan kapasitas seluruh struktur partai. PKB juga menegaskan komitmennya terhadap politik kehadiran, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan ekonomi rakyat sesuai dengan amanat konstitusi.

Lihat juga Video: Argentina Tebalkan Kemenangan Atas Swiss

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Waka BGN Ogah Ungkap Harga Motor Listrik di Rapat DPR: Materi Penyidikan
  • Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
  • Meta Digugat Pegawai, Tuding Perusahaan Pakai AI untuk Seleksi PHK
  • Alibaba Pamer Qwen3.8 Max, AI 2,4 Triliun Parameter yang Diklaim Dekati Claude Fable 5
  • Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
  • Resep Nasi Goreng Solaria, Gurih dengan Aroma Wok yang Khas
  • Wellah Hatta Asal Indonesia Jadi Stage Manager Final Piala Dunia 2026
  • Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
Konten Rekomendasi
  • Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
  • Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
  • Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
  • Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah
  • Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya
  • Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar