Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama!

Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama

Waktu: 2026-07-29 19:08:13 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 866x

Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas warga negara Amerika Serikat memperkirakan perang melawan Iran akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Jajak pendapat ini dilakukan saat pertempuran antara Washington dan Teheran semakin meningkat beberapa hari terakhir, dengan Presiden Donald Trump memberlakukan kembali blokade terhadap pelayaran Iran di kawasan Teluk.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang digelar selama tiga hari dan dirampungkan pada 12 Juli, seperti dilansir Reuters, Selasa , mendapati bahwa 79 persen responden berpendapat keterlibatan militer AS di Iran akan "berlangsung dalam jangka waktu yang lama".

Angka itu tercatat meningkat, dari 65 persen pada akhir Maret.

Menurut jajak pendapat tersebut, hanya 18 responden yang berpendapat bahwa perang melawan Iran akan "berakhir cukup cepat dalam hitungan minggu".

Sekitar 37 persen responden, menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, mendukung serangan militer AS terhadap Iran.

Washington kembali menggempur target-target terkait Teheran pada 26 Juni lalu, untuk merespons apa yang mereka sebut sebagai serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, jalur perairan strategis untuk pasokan minyak dan gas global.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos ini mensurvei 1.019 warga negara dewasa di berbagai wilayah AS, dan memiliki margin of error sekitar 4 poin persentase.

Trump mengatakan pada Senin bahwa AS akan kembali memberlakukan blokade terhadap pelayaran Iran di kawasan Teluk dan akan menerima penggantian biaya sebesar 20 persen atas semua muatan kargo yang melintasi Selat Hormuz.

Langkah tersebut disambil setelah Teheran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, dan kedua negara saling melancarkan serangan rudal serta drone.

Ketegangan terbaru ini semakin menimbulkan keraguan terhadap nota kesepahaman yang diteken AS dan Iran pada Juni lalu. MoU tersebut mengatur pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian pertempuran, sembari kedua negara melanjutkan negosiasi damai selama 60 hari.

Trump pekan lalu mengatakan bahwa dirinya menganggap gencatan senjata AS-Iran telah berakhir, namun tetap membuka peluang bagi perundingan lebih lanjut.

Simak Video 'Trump: Apa yang Iran Lakukan Sangat Konyol dan Bodoh':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
  • Tiga Mobil Baru Mazda Siap Meluncur di GIIAS 2026
  • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
  • Komparasi Motor Listrik Rp 25 Jutaan: VinFast Viper Vs Emotor Sprinto
  • Kondisi Kamar Ternyata Bisa Ungkap Kualitas Hubungan, Ini Kata Penelitian
  • Soal Kasus Pemerkosaan di Sampang, Polisi Ingatkan Orangtua Perketat Awasi Pergaulan Anak
  • Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
  • Pengadilan Agama Resmi Putuskan Arka sebagai Anak Ridwan Kamil
Konten Rekomendasi
  • Lagi, KPK Amankan Dua Koper Hitam dari Ruangan Kepala BPKAD Sukoharjo
  • Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong
  • Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
  • Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
  • Pemerintah Sediakan KUR Rp 300 Triliun untuk UMKM, Sudah Tersalur Hampir 60 Persen
  • Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor