Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah!

Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah

Waktu: 2026-09-12 20:29:52 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 148x

Menteri Dalam Negeri , Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah lebih aktif mengidentifikasi dan mengembangkan potensi kerajinan khas di wilayah masing-masing. Upaya tersebut dilakukan untuk melestarikan budaya, menciptakan lapangan kerja, memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah , serta meningkatkan perekonomian.

Hal itu disampaikan Tito pada acara Penutupan Rangkaian Acara 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional bertajuk 'Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia' di Trans Studio Mall, Kota Makassar, Sulawesi Selatan , Minggu .

Tito menjelaskan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri kerajinan di tingkat dunia. Kekayaan budaya, keberagaman suku, serta melimpahnya sumber daya alam menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan Indonesia di pasar global.

Ia menambahkan, pasar kerajinan dunia masih terbuka sangat luas dengan nilai yang mencapai sekitar Rp500 triliun per tahun. Namun, Indonesia hingga kini belum masuk dalam jajaran 10 besar produsen kerajinan dunia. Padahal, dibandingkan negara lain, Indonesia memiliki keunggulan yang sulit ditandingi, yakni beragamnya produk kerajinan.

Menurut Tito, setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik dan hasil kerajinan yang berbeda lantaran dipengaruhi oleh budaya, lingkungan, serta ketersediaan bahan baku.

"Keunggulan Indonesia adalah Indonesia the most diverse handicraft in the world. Jadi yang paling beragam di dunia, itu adalah Indonesia," ujar Tito dalam keterangannya, Minggu .

Lebih lanjut, ia menambahkan, masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan produk kerajinan bernilai tinggi. Sebagai contoh, Tito menceritakan pengalaman memanfaatkan limbah cangkang mutiara di Raja Ampat yang kemudian diolah menjadi berbagai produk kerajinan. Menurutnya, potensi serupa masih banyak ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Selain sumber daya alam, Indonesia juga memiliki kekayaan kerajinan tradisional seperti tenun yang memiliki nilai seni tinggi. Produk tersebut bahkan banyak diburu kolektor mancanegara karena keunikan dan kelangkaannya.

"Artinya, Indonesia kita banyak sekali potensi yang luar biasa, tapi belum tergali," jelasnya.

Di lain sisi, Tito juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Hari Ulang Tahun ke-46 Dekranas. Selain menjadi momentum silaturahmi jajaran Dekranas dan Dekranasda, kegiatan tersebut dinilai telah berdampak terhadap perekonomian daerah setempat.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Dekranasda Sulsel Naomi Octarina, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Harian Dekranasda Makassar Melinda Aksa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulsel, serta pejabat terkait lainnya.

Lihat juga Video Dekranasda Kabupaten Bojonegoro Ramaikan Inacraft 2024

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA
  • ADAKSI Desak RUU Sisdiknas Tak Komersialisasi Kampus dan Bergantung UKT Sepenuhnya
  • Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
  • Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi
  • Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
  • Pilu Ratusan Petani Tebu Indramayu, Honor yang Dijanjikan Pemerintah Tak Kunjung Cair
  • Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
  • Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?
Konten Rekomendasi
  • Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
  • Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti
  • Warga Blokade Akses ke SMAN 1 Labuhanratu Lampung karena Banyak Anak Sekitar Sekolah Tak Diterima
  • Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara
  • Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M
  • Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan