Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kapal Tanker Meledak-Terbakar di Selat Hormuz, Awaknya Selamat!

Kapal Tanker Meledak-Terbakar di Selat Hormuz, Awaknya Selamat

Waktu: 2026-09-12 18:36:46 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 586x

Para awak kapal berhasil meninggalkan kapal tanker yang meledak dan terbakar setelah diserang di Selat Hormuz. Demikian disampaikan badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris pada hari Senin , saat Amerika Serikat dan Iran bersaing untuk menguasai jalur perairan vital tersebut.

"Kapal tersebut terkena proyektil yang tidak diketahui. Awak kapal berhasil meninggalkan kapal dan telah diselamatkan oleh sebuah kapal. Api belum padam dan kapal saat ini terombang-ambing di laut. Tidak ada dampak lingkungan yang dilaporkan," kata UKMTO dalam pernyataan terbarunya, dilansir kantor berita AFP, Senin .

Sebelumnya, badan maritim Inggris tersebut melaporkan bahwa kapal tanker minyak itu "terbakar" sekitar delapan mil laut barat laut Kumzar, Oman.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan bahwa dua kapal tanker minyak meledak pada Senin dini hari waktu setempat, saat mencoba melintasi "jalur pelayaran yang tidak aman" di bagian selatan Selat Hormuz. IRGC menyebut kedua kapal tanker itu kini lumpuh dan tidak bisa melanjutkan pelayaran.

IRGC dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Senin , mengklaim bahwa kapal-kapal tersebut berupaya menggunakan rute tidak aman di bawah "tekanan dan paksaan" militer Amerika Serikat .

Menurut IRGC, ada empat kapal yang awalnya mengabaikan peringatan Iran dan bertindak dengan dukungan AS. Dua kapal di antaranya kemudian meninggalkan jalur tersebut, namun dua kapal lainnya tidak.

Dalam pernyataannya, IRGC memperingatkan bahwa selama "agresi AS" terus berlanjut di kawasan tersebut, jalur pelayaran strategis itu tidak akan aman untuk transit kapal-kapal yang mengangkut pupuk, minyak, atau gas.

"Kapal-kapal yang terpengaruh oleh kata-kata pihak Amerika dan memasuki rute yang tidak aman, pasti akan mengalami kecelakaan," tegas IRGC dalam peringatannya.

Selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel, Iran telah memblokade Selat Hormuz yang dulunya dilalui oleh seperlima minyak dan LNG dunia.

Sebagai bagian dari nota kesepahaman yang ditandatangani dengan Amerika Serikat, Iran harus bekerja sama dengan Oman dalam pengelolaan jalur perairan tersebut di masa depan. Iran telah menegaskan bahwa status Selat Hormuz tidak akan pernah sama lagi seperti sebelum perang dengan AS dan Israel.

Dalam beberapa minggu terakhir, Iran telah menyerang kapal-kapal tanker yang menggunakan rute di sepanjang pantai Oman untuk melintasi Selat Hormuz, dalam upaya untuk memaksa kapal-kapal tersebut menggunakan perairan Iran sendiri dan membayar untuk jalur pelayaran yang aman.

Simak juga Video 'Kata PBB soal AS-Iran Kembali Saling Serang':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki
  • 10 Makanan Penutup Terenak di Indonesia Versi TasteAtlas
  • Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi
  • Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi
  • Menkes Minta Tata Kelola Blokir Anggaran Diperbaiki
  • FIFA Buka Investigasi Keributan Argentina Vs Spanyol di Laga Final, Apa Sanksi yang Mengintai?
  • 9 Barista Muda Bertanding di Starbucks Championship 2026
  • Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
Konten Rekomendasi
  • Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
  • AS Bombardir Iran 9 Malam Berturut-turut, Khamenei Tegaskan Gencatan Senjata Batal
  • BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
  • 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit
  • Inovasi Skincare Lembut untuk Kulit Sensitif, Menjawab Kebutuhan Generasi Muda
  • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan