Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Update Korban Balon Gas Meledak di Bali, Tiga Orang Masih Dirawat!

Update Korban Balon Gas Meledak di Bali, Tiga Orang Masih Dirawat

Waktu: 2026-09-12 20:41:30 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 179x

Tiga korban balon gas meledak saat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Klungkung, Bali masih menjalani perawatan di RSUD Klungkung pada Senin (20/7/2026).

Sebelumnya diketahui, insiden yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) siang itu mengakibatkan 11 orang dibawa ke rumah sakit. Namun, beberapa orang telah diperbolehkan pulang.

Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, mengatakan total ada 11 korban yang awalnya mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Dari 11 pasien yang datang kemarin, tiga orang masih menjalani rawat inap. Sisanya sudah mendapatkan penanganan dan diperbolehkan pulang," ujarnya, Senin (20/7/2026), dilansir dari TribunBali.

Salah Satu Pasien Anak-anak

Dari tiga orang yang masih dirawat, salah satunya adalah seorang anak berusia enam tahun.

Anak tersebut mengalami luka bakar pada wajah dan beberapa bagian tubuh sehingga masih membutuhkan observasi dan perawatan lanjutan.

Menurut Widiyasa, sejauh ini dokter spesialis bedah plastik masih melakukan evaluasi terhadap kondisi pasien, sehingga belum dapat dipastikan terkait keputusan tindakan operasi atau penanganan khusus lainnya.

"Dokter bedah plastik belum melakukan peninjauan, sehingga tindakan medis selanjutnya masih menunggu hasil evaluasi. Perkiraan masa perawatan sekitar satu minggu," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang korban yang masih menjalani perawatan, I Ketut Upadana (43), mengaku masih merasakan nyeri akibat luka bakar yang dialaminya.

Warga Desa Besan tersebut mengalami luka pada wajah dan kedua tangan setelah berada di lokasi saat balon gas meledak.

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menjelaskan, kejadian bermula saat balon gas yang membawa banner pembukaan tidak dapat terbang karena beban banner yang terlalu berat.

Melihat kondisi tersebut, salah seorang warga berinisiatif membagikan balon kepada anak-anak yang berada di sekitar lokasi acara.

Namun, saat hendak melepaskan tali pengikat balon, warga tersebut menggunakan korek api untuk membakar tali yang masih terhubung dengan balon.

"Gas pada balon tersulut api sehingga terjadi ledakan yang mengenai warga serta anak-anak yang berada di sekitar lokasi kejadian," ungkap Alit, Senin, dilansir dari .

Akibat ledakan itu, sebanyak 11 orang mengalami luka bakar dengan tingkat cedera yang bervariasi. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Klungkung.

"Jumlah korban ada 11 orang. Peristiwa ini tidak dilaporkan resmi," ucapnya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • 35 Soal Asesmen Literasi Membaca dan Numerasi MPLS 2026 Jenjang SMP, Lengkap Kunci Jawaban
  • Matcha vs Kopi, Begini Perbedaan Kepribadian Peminumnya
  • IATA: Penerbangan Ramah Lingkungan Mahal dan Maskapai Tak Sanggup Tanggung Sendiri
  • Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
  • Eks Kepala PPATK Nilai Indikasi TPPU di Kasus Febrie Adriansyah Cukup Kuat
  • Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
  • Ramalan 12 Shio Hari Ini 18 Juli 2026, Ada yang Makin Produktif
  • Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap, Diduga Dibantu Bersembunyi
Konten Rekomendasi
  • Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
  • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
  • Owen Rahadiyan Mundur dari Jabatan Manajer Persipura Jayapura
  • Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
  • The Odyssey Tayang dalam Format Berbeda, Apa Beda Dolby, IMAX dan 70mm?
  • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global