Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya!

Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya

Waktu: 2026-07-29 19:07:38 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 671x

Seorang prajurit siswa ditemukan meninggal dunia di Kompleks Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).

Belum diketahui pasti penyebab kematian siswa pendidikan pertama Tamtama itu.

Namun, jasadnya dibawa ke Ruang Forensik dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Pantauan di Kompleks Rindam I/BB Jalan Argasari, Kecamatan Siantar Sitalasari, mobil Inafis Polres Pematangsiantar tiba sekitar pukul 12.00 WIB.

Tepat satu jam kemudian, iringan mobil Inafis bersama ambulans Rindam I/BB keluar meninggalkan tempat, menuju ruangan forensik RSUD dr Djasamen Saragih di Jalan Vihara, Kota Pematangsiantar.

Tiba di lokasi, jenazah langsung dibawa masuk ke Ruang Forensik oleh sejumlah anggota TNI.

Hingga malam sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah masih berada di ruangan instalasi forensik medikolegal.

Respons Komandan Detasemen 

Saat dimintai konfirmasi, Komandan Detasemen Polisi Militer I/1 Pematangsiantar Letkol Haru Prabowo menolak memberikan keterangan.

Letkol Haru yang sejak sore di Ruang Forensik itu hanya mengatakan penyebab kematian prajurit siswa itu masih dalam penyidikan.

“Belum, masih dalam proses penyidikan. Nanti ada konferensi pers,” ucap Letkol Haru singkat sambil berjalan meninggalkan awak media.

Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.KOMPAS.COM/TEGUH PRIBADI Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.

Tanggapan Keluarga

Sementara itu, pihak keluarga hingga kini belum dapat informasi resmi mengenai penyebab kematian korban.

"Info yang kami dapat (penyebab kematian) masih simpang siur," ujar salah satu keluarga korban saat ditemui di ruang forensik, Senin malam.

Perwakilan keluarga yang datang dari Kota Medan itu mengatakan, korban merupakan prajurit siswa pendidikan Tamtama berinisial JGG (21) asal Nias Barat yang menjalani pendidikan di Rindam I/BB.

Ia mengakui informasi kematian korban telah diketahui oleh pihak keluarga yang berada di kampung halamannya.

Pihaknya pun datang mewakili, sementara jenazah korban masih dilakukan otopsi oleh dokter forensik.

“Kami mewakili keluarga dari Kota Medan. Saya kenal almarhum ini orangnya baik dan pendiam,” ucapnya.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
  • Golkar Semprot Kadernya yang Terlibat Kericuhan DPRD Riau: Memalukan!
  • Antrean BBM di SPBU Medan Tak Lagi Meluber ke Jalan, Pengendara: Kalau Solar Masih Banyak yang Habis
  • Tabrak Tong Sampah saat Kabur, 2 Maling Motor Diamuk Massa di Jaksel
  • Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
  • Sukses Gelar Konser Tunggal, The Neighbourhood Janji Kembali ke Indonesia
  • Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
  • Kesaksian Sopir Truk Korban Tabrakan Beruntun di Tol JORR Arah Tanjung Priok
Konten Rekomendasi
  • Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota
  • AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
  • Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako
  • Hotman Paris Ungkap Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan oleh Kejagung
  • Pemkab Agam Usulkan Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi, Diklaim Kurangi Dampak ke Permukiman
  • Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026