Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran!

Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran

Waktu: 2026-09-13 01:22:34 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 193x

Konflik Iran dan Amerika Serikat masih merembet ke negara Timur Tengah lainnya. Terbaru, Kuwait menyatakan pihaknya mencegat rudal dan drone Iran.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu Staf Umum militer Kuwait mengatakan pertahanan udaranya "menghadapi serangan rudal dan drone musuh" setelah "agresi Iran yang berdosa".

"Setiap ledakan yang terdengar adalah akibat dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," ujarnya melalui unggahan X.

Peringatan ini muncul beberapa jam setelah tentara Iran mengklaim serangan drone skala besar terhadap gudang amunisi di Camp Buehring, yang sebelumnya dikenal sebagai Camp Udairi, dan sistem radar pertahanan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Sebelumnya, diberitakan bahwa militer AS menyatakan telah memulai serangan udara baru terhadap Iran untuk 'dengan cepat menghukum' negara itu karena telah membunuh anggota militer Amerika.

"Serangan-serangan ini dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan dengan cepat menghukum pasukan Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota militer Amerika di Yordania tadi malam," kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di X.

CENTCOM mengumumkan sebelumnya bahwa dua anggota militer AS tewas dan satu hilang dalam pertempuran. Ini menandai korban jiwa militer Amerika pertama akibat tembakan Iran sejak Maret.

"Dua anggota militer AS tewas saat pasukan AS dan sekutu bertahan dari serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak Iran," demikian keterangan CENTCOM.

Sementara itu, empat personel lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit di Yordania untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas prajurit AS yang tewas maupun rincian operasi pencarian terhadap personel yang hilang.

Iran mengancam akan melanjutkan 'operasi serangan berskala penuh' jika AS terus melancarkan gelombang serangan terhadap negara tersebut. Ancaman tersebut, seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran , Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

Lihat juga Video: Detik-detik Drone Iran Hantam Gudang di Kuwait

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Kelompok Kriminal Terorganisir India Jadi Ancaman Global
  • Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
  • Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun
  • [HOAKS] Mahfud MD Informasikan Program Dana Bantuan Pensiun 2026
  • Final Piala Dunia 2026: Tarian Tango Vs Flamenco
  • Mekeng: Obligasi Daerah Bukan Barang Baru, AS-Jepang Sudah Terbitkan
  • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
  • Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki
Konten Rekomendasi
  • Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
  • Rumah Kepala BPKAD Sukoharjo Digeledah KPK, Satu Koper Dibawa
  • Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
  • ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui
  • Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu hingga 1.193 Pil Ekstasi
  • Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari