Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki!

Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki

Waktu: 2026-09-12 22:24:36 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 500x

"Kalau dugaan sementara kami belum tahu. Masih dalam penyelidikan kepolisian. Saat ini masih proses pemadaman," kata Komandan Regu Pleton 3 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Bohir, saat ditemui di lokasi, Rabu.

Untuk mengendalikan kobaran api, Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengerahkan puluhan personel beserta sejumlah armada pemadam kebakaran.

Pada tahap awal, empat unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi.

Seiring besarnya kobaran api, armada kemudian ditambah dengan bantuan dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, dan TNI sehingga total sekitar delapan unit mobil pemadam dikerahkan.

"Ada bantuan armada dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, serta bantuan dari TNI sehingga total sekitar delapan unit," ujar Bohir.

Meski demikian, upaya pemadaman sempat terkendala kemacetan lalu lintas karena kebakaran terjadi bertepatan dengan jam pulang kerja.

"Kendala terbesar adalah kemacetan. Armada dari Mako Cikarang Barat dan Stadion Wibawa Mukti sempat terhambat di jalan," kata dia.

Kemacetan di Jalan Raya Kedungwaringin bahkan mengular hingga lebih dari lima kilometer sehingga mobil-mobil pemadam harus berjuang menembus kepadatan kendaraan untuk mencapai lokasi kebakaran.

"Saat ini proses pemadaman masih berlangsung. Kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala," ujar Bohir.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sebagian area yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Namun, puing-puing bangunan yang hangus masih berserakan, sementara kepulan asap terus membumbung dari sejumlah titik.

Dua unit mobil yang ikut terbakar tampak hanya menyisakan kerangka. Sementara itu, tumpukan kayu dan palet masih membara sehingga petugas terus menyemprotkan air untuk mencegah api kembali membesar.

Di tengah proses pemadaman, aliran listrik di kawasan terdampak juga dipadamkan guna mendukung operasi pemadaman sekaligus mengantisipasi potensi bahaya bagi petugas maupun warga sekitar.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Promo Superindo Hari Ini 18 Juli 2026, Telur Premium Mulai Rp 20.000-an
  • GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie
  • Reza Arap Ungkap Album Weird Genius Hampir Rampung
  • Tak Semua Kucing Jalanan Lahir di Jalan, Ada Kebiasaan yang Memicu Lonjakan Populasinya
  • Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
  • Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
  • Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar
  • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
Konten Rekomendasi
  • Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
  • Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
  • Tarif Naturalisasi hingga Lepas Status WNI Naik Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
  • BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
  • Viral Pria Pamer Alat Kelamin di JPO Grogol Jakbar, Polisi Selidiki
  • Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Hantam Jembatan lalu Tabrak Truk