Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?!

Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?

Waktu: 2026-09-13 01:29:49 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 986x

Bekerja dari jarak jauh seperti misalnya dari rumah atau coworking bisa mengurangi emisi karbon karena menghilangkan perjalanan ke kantor.

Namun, jika tidak berhati-hati, manfaat ini bisa hilang akibat biaya karbon dari penggunaan ruang rumah untuk bekerja.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah studi di jurnal PLOS Climate yang dilakukan Jana Z'Rotz dari Universitas Ilmu Pengetahuan Terapan dan Seni Lucerne, Swiss, bersama rekan-rekannya.

Melansir Phys, Rabu (15/7/2026) sistem kerja jarak jauh menjadi makin populer dalam beberapa tahun terakhir dan sering dianggap sebagai cara untuk mengurangi emisi karbon dengan memotong perjalanan karyawan.

Akan tetapi ada juga pendapat bahwa manfaat ini bisa berbalik akibat meningkatnya penggunaan listrik dan air di area kerja rumah.

Dalam penelitian ini, Z'Rotz dan rekan-rekannya menggunakan survei untuk mengumpulkan data. Mereka menghitung perkiraan biaya karbon dari kebiasaan perjalanan ke kantor, penggunaan ruang kerja di rumah, serta penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di kalangan pekerja jarak jauh.

Survei ini disebarkan secara online kepada para peserta di Swiss pada akhir tahun 2024. Peneliti menerima lebih dari 1.000 jawaban dari orang-orang yang telah bekerja secara jarak jauh dalam sebulan terakhir.

Perhitungan tim peneliti menunjukkan bahwa pekerja yang lebih sering bekerja dari jarak jauh menghasilkan lebih sedikit emisi dari perjalanan, sesuai dugaan.

Namun, manfaat ini sebagian besar hilang karena meningkatnya polusi karbon dari penggunaan rumah dan teknologi untuk bekerja, terutama ketika pekerja menggunakan ruang kantor terpisah di rumah mereka.

Oleh karena itu, bekerja dari jarak jauh tidak selalu memberikan dampak positif yang pasti terhadap pengurangan emisi kerja.

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa bekerja dari jarak jauh tidak otomatis mengurangi emisi karbon. Perusahaan maupun perorangan yang ingin mengurangi jejak karbon mereka harus mempertimbangkan hal lain, seperti menggunakan ruang kerja rumah yang lebih kecil atau menggunakan tempat kerja jarak jauh bersama orang lain.

Para penulis mencatat bahwa hasil penelitian ini baru memberikan gambaran awal.

Penelitian ini masih menggunakan perkiraan emisi yang sederhana dan belum membandingkannya dengan kelompok pekerja yang selalu pergi ke kantor.

Mereka menyimpulkan bahwa penelitian di masa depan harus mengumpulkan data yang lebih luas untuk menemukan pilihan kerja yang paling ramah lingkungan sekaligus nyaman bagi pekerja.

"Di antara para pekerja jarak jauh, makin sering mereka bekerja dari rumah dan makin tersedianya ruang kantor khusus di rumah, makin tinggi pula polusi karbon yang dihasilkan dari penggunaan ruangan serta teknologi informasi dan komunikasi," tulis peneliti dalam studinya.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • SMAN 3 Kota Sorong Juara LCC Empat Pilar MPR Papua Barat Daya
  • Brimob Polda Metro Gagalkan Aksi Vandalisme Fasilitas Umum di Jaktim
  • SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
  • Polisi Ungkap Siswa MAN 3 Padang Bawa 4 Bom Rakitan, 1 Meledak
  • Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
  • Cara Membuat Akun SIAPKerja Kemnaker untuk Pendaftaran Program Magang Nasional 2026
  • Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh
  • Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
Konten Rekomendasi
  • Karim Adeyemi Selangkah Lagi Gabung Barcelona, Pelatih Dortmund Sudah Ucapkan Selamat Tinggal
  • Pelaku Utama Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bekasi Ditangkap!
  • From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi
  • Sumarsih Nilai Kementerian HAM Tak Diperlukan untuk Selesaikan Kasus HAM Berat
  • Petugas Damkar Indramayu Selamatkan Kucing yang Telinganya Tertancap Paku
  • Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu