Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik!

Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik

Waktu: 2026-09-12 20:17:58 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 144x

Pemandangan unik tampak di Alun-alun Kidul (Alkid) Kota Yogyakarta, Kamis (16/7/2026) sore.

Pasalnya, Menteri Keuangan Purbaya dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjajal Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista).

Setelah upaya penyerahan seremonial 15 Bekalista kepada pengayuh becak, kedua tokoh itu lalu berjalan menuju becak listrik yang sudah disiapkan.

Total bantuan hibah becak listrik disalurkan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dengan 80 unit becak listrik untuk para pengemudi becak di Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan ekonomi "wong cilik".

Di sisi kanan dan kiri jalan, tampak siswa-siswa dari SMK Negeri 3 Yogyakarta dan warga sekitar sudah berkumpul.

Tampak Purbaya dan Sultan HB X duduk di becak listrik yang berbeda berada di depan barisan.

Modernisasi transportasi tradisional

Dengan senyum sumringah, keduanya melambaikan tangan menyapa warga dan pelaku UMKM yang ada di sekitar Alkid.

Purbaya menyampaikan bantuan becak listrik ini merupakan proyek modernisasi moda transportasi kendaraan tradisional dengan melibatkan 100 persen pekerja lokal Yogyakarta terutama pelajar di tingkat SMK.

"Saya titip, stasiun pengisian daya harus benar-benar menyala, mudah digunakan, dan dirawat dengan baik,” ujar Purbaya, Kamis (16/7/2026).

Ia mengapresiasi kemampuan pelajar SMK yang mampu merakit becak listrik.

Dia menambahkan untuk mendukung Bekalista telah disiapkan sebanyak 12 pengisi daya, satu bengkel bergerak, dan 8 baterai cadangan.

Bengkel induk berada di SMKN 3 Yogyakarta.

"Bagi wisatawan, perjalanan dengan becak mungkin hanya 10 sampai 20 menit. Tapi, bagi seorang tukang becak, itu berarti belanja dapur, biaya sekolah, dan kecukupan kebutuhan keluarga,” ucap Purbaya.

Peluncuran becak listrik

Di sisi lain, Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan diluncurkannya becak listrik dapat mempertemukan tiga aspek kehidupan.

Pertama adalah menjaga identitas budaya, memuliakan pelaku transportasi tradisional, dan membangun mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

“Melestarikan becak tidak berarti melestarikan kelelahan para pengemudinya," kata Ngarsa Dalem.

Sultan menambahkan, transformasi transportasi tak melulu soal kecepatan, tetapi juga wajib memenuhi aspek ketertiban, kebersihan, dan juga aspek kemanusiaan.

"Ekosistem becak listrik yang komplit ini diharapkan mampu menghubungkan kawasan wisata, pasar rakyat, sentra kerajinan, hingga kampung budaya sehingga setiap perjalanan turut menggerakkan mata rantai ekonomi lokal secara nyata," pungkasnya.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Pesan Kapolda di Riau Bhayangkara Run: Jaga Alam untuk Generasi Penerus Kita
  • 3 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu
  • Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
  • Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
  • [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Rp 60 Juta
  • Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
  • Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
  • Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
Konten Rekomendasi
  • Menolak Punah, Cerita Nur Holipah Merawat Sastra dan Bahasa Using Banyuwangi Lewat Tulisan
  • Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
  • Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
  • Prabowo: RI Punya Sistem Perlindungan Sosial, Salah Satu Terkuat di Dunia
  • Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
  • Pengendara yang Nekat Lewat Trotoar Daan Mogot Jakbar Bakal Ditilang ETLE