Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS!

Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS

Waktu: 2026-07-29 19:05:49 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 953x

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim, pada Jumat , bahwa serangan mereka telah menghancurkan "pusat kecerdasan buatan utama" dan depot drone milik Amerika Serikat yang ada di Bahrain. IRGC menyebut serangannya itu sebagai pembalasan atas serangan terbaru AS terhadap Iran.

IRGC dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu , mengatakan bahwa serangan tersebut dilancarkan setelah militer AS "melakukan kejahatan perang" dengan menyerang sejumlah jembatan di wilayah Iran pada malam sebelumnya, yang "menewaskan dan melukai sejumlah warga sipil".

Diklaim oleh IRGC bahwa pasukannya telah "menghancurkan depot kendaraan drone AS di Bahrain".

"Banyak di antaranya hangus terbakar," sebut IRGC dalam pernyataannya.

IRGC juga mengklaim pasukannya telah "menghancurkan sepenuhnya pusat kecerdasan buatan utama" di Bahrain. Menurut IRGC dalam pernyataannya, pusat AI tersebut telah digunakan oleh militer AS untuk "membantu pihak musuh dalam pemilihan target guna melakukan kejahatan perang".

Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan bahwa lokasi-lokasi tersebut diserang menggunakan "sejumlah rudal balistik dan puluhan drone".

Lebih lanjut, IRGC melontarkan peringatan terbaru untuk AS, saat kedua negara kembali saling menyerang beberapa waktu terakhir menyusul serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz, yang diyakini didalangi oleh Iran.

IRGC menegaskan jika AS terus menargetkan jembatan dan infrastruktur transportasi di Iran, maka mereka akan menyerang "aset-aset terpenting di bidang industri, teknologi informasi, dan kecerdasan buatan milik perusahaan-perusahaan yang memiliki pemegang saham asal Amerika" di berbagai negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

"Semua negara yang menjadi tuan rumah bagi pangkalan militer AS di kawasan ini merupakan pihak yang terlibat dalam kejahatan perang tersebut," tegas IRGC.

Selain menggempur Bahrain, IRGC juga menargetkan fasilitas militer AS yang ada di negara-negara Teluk lainnya, seperti Kuwait dan Yordania, dalam serangan pembalasan.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat
  • Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung
  • 16,3 Juta Wisatawan Datang ke Bali Sepanjang 2025, Macet Jadi Ancaman
  • Prabowo Bicara Investasi di RI: Investor Untung tapi Rakyat Harus Sejahtera
  • ORI030 Diburu saat Ekonomi Indonesia Dinilai Masuki Fase "New Normal"
  • 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
  • Rapat Paripurna DPRD Sumut Banyak Kursi Kosong, Pimpinan OPD Ramai-ramai Absen
  • Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Sah
Konten Rekomendasi
  • Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
  • SD Negeri Sepi Peminat, Mendikdasmen Buka Suara
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus
  • Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara
  • Alamak! Rapat DPRD Riau Memanas hingga Ricuh Pimpinan Dewan vs Anggota
  • Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU Kehutanan, Dibuat Sejalan Putusan MK