Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng!

Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng

Waktu: 2026-07-29 19:07:09 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 587x

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyerahkan tiga tersangka pembunuh tiga polisi di Katingan kepada Polda Kalimantan Tengah.

Ketiga tersangka yang diserahkan yakni Bio, Ramblan, dan Perie.

"Ketiga tersangka telah kami serahkan berikut surat keterangan dari dokter, surat kontrol, obat, dan barang bukti milik tersangka," kata Kepala Sub Direktorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Kasubdit IV Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, Kombes Handik Zusen, dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Mereka diterbangkan dari Jakarta menuju Kalimantan Tengah pada tadi siang dengan pengawalan ketat.

Sebanyak 11 personel gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah mengawal proses pemindahan ketiga tersangka.

Selain para tersangka, penyidik turut menyerahkan sejumlah barang bukti yang sebelumnya disita.

Yakni uang tunai sebesar Rp 13,1 juta, satu unit telepon seluler iPhone 17 milik tersangka Bio, satu unit telepon seluler merek Intel milik tersangka Perie, serta sebilah senjata tajam jenis mandau.

Ketiga tersangka sebelumnya ditangkap tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (9/7/2026).

Operasi penangkapan dipimpin Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satuan Tugas National Investigation Center (NIC) yang dipimpin Kombes Kelly L.

"Ditangkap di Kalimantan Timur saat sedang dalam pelarian,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Tiga polisi gugur saat penggerebekan narkoba

Adapun tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat melakukan operasi penyergapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Kamis, 2 Juli 2026.

Operasi yang berlangsung pada dini hari itu berakhir ricuh.

Petugas mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga yang tiba-tiba melindungi bandar sabu.

Dalam peristiwa tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian kepala.

Sementara itu, dua anggota lainnya yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat dilaporkan hilang setelah berupaya menyelamatkan diri dengan menyusuri Sungai Katingan.

Bripda Nopandri kemudian ditemukan meninggal dunia di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan pada Sabtu (4/7/2026).

Sehari kemudian, Aiptu Sumariyanto juga ditemukan di kawasan DAS Katingan.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun
  • Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
  • Geger Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Kosong Tanah Sareal Bogor
  • Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming
  • Efek Domino Kenaikan Harga Obat bagi Pengeluaran Keluarga
  • Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Luar Biasa
  • Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi
  • Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
Konten Rekomendasi
  • AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
  • Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas
  • Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
  • FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta
  • Pemprov Jatim Terbitkan Pergub Kelas Jalan, Truk Jumbo Tak Bisa Asal Melintas
  • Sambut 15 Ribu Pelari, Polda Riau Gelar Gala Dinner Riau Bhayangkara Run 2026