Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mobil Tahanan Disiagakan Dekat Lokasi Demo Mahasiswa, Polisi: Antisipasi Penyusup!

Mobil Tahanan Disiagakan Dekat Lokasi Demo Mahasiswa, Polisi: Antisipasi Penyusup

Waktu: 2026-07-29 20:10:53 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 342x

Kendaraan tersebut disiagakan bersama deretan bus polisi, mobil taktis (rantis), serta truk pengangkut personel yang ditempatkan untuk mengamankan jalannya aksi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, penempatan mobil tahanan merupakan bagian dari langkah antisipasi kepolisian dalam pengamanan unjuk rasa.

"Ya itu kan kita kan antisipasi, segalanya kita kan antisipasi. Kalau terjadi sesuatu keributan atau ada apa itu kan kita pokoknya antisipasi semua," ujar Erlyn saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat.

Erlyn menegaskan, mobil tahanan tersebut bukan disiapkan untuk mengangkut mahasiswa yang menggelar aksi, melainkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kerusuhan atau ada pihak lain yang menyusup.

"Antisipasi dari anarki, kalau terjadi keributan kan itu buat antisipasi. Itu bukan buat mahasiswa, tapi kalau ada kelompok lain, istilahnya jika terjadi sesuatulah kita kan udah siap kayak gitu, untuk antisipasi kalau ada penyusup," jelas Erlyn.

Menurut dia, penempatan mobil tahanan dalam pengamanan demonstrasi bukanlah hal baru, melainkan prosedur yang sudah lama diterapkan kepolisian.

"Ya dari dulu emang begitu Mas, udah siap itu. Dari dulu memang gitu, sudah ada itu (mobil tahanan)," ungkapnya.

Selain di kawasan Dukuh Atas, mobil tahanan juga disiagakan di titik utama aksi massa di Jalan Medan Merdeka Selatan.

"Ya pokoknya buat antisipasi. Untuk antisipasi ya, bukan buat apa-apa, bukan buat mahasiswa bukan," tutup Erlyn.

Aksi Bawa Tiga Tuntutan

Mahasiswa dan sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat siang.

Aksi bertajuk "Mosi Tidak Percaya Rezim Prabowo Gibran" itu membawa tiga tuntutan utama, yakni:

Kembalikan kedaulatan masyarakat sipil.Bongkar total sistem negara.Selamatkan pendidikan Indonesia.

Untuk mengamankan jalannya aksi, kepolisian mengerahkan 4.132 personel gabungan.

Terkait arus lalu lintas, polisi akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan Monas hingga Bundaran HI, menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.

Masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi aksi diimbau menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati. Silakan gunakan rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung," tutup Erlyn.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Jajal BYD M6 DM PHEV di Jalur Tanjakan Jabar, Ini Hasilnya
  • Link dan Jadwal Inggris Vs Perancis di Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026
  • Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
  • 7 Makanan Terbaik untuk Dipadukan dengan Telur
  • 43 PKL di Jaktim Jalani Sidang Tipiring Usai Berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan
  • BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak
  • KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar Sulsel: 49 Selamat, 1 Meninggal, dan 24 Masih Dicari
  • AI Mulai Jadi Teman Belanja, Konsumen Kian Percaya Rekomendasinya
Konten Rekomendasi
  • Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU LLAJ, Hak Kewajiban Ojol Diatur Terpisah
  • Cara Tentukan BBM yang Tepat untuk Motor, Jangan Asal Pilih RON Tinggi
  • Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar
  • Masih Buka Peluang Tambah Pemain, Timnas Indonesia Segera Tentukan 23 Nama untuk Piala AFF 2026
  • MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik
  • Curhat Jujur Pemilik Hyundai Stargazer Setelah Pemakaian 4 Tahun