Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum!

Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum

Waktu: 2026-07-29 19:07:18 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 784x

Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) Thailand menghadapi penangguhan tugas terkait skandal kecurangan ujian, Kamis (16/7/2026).

Sejauh ini, pihak berwenang telah menangkap tiga orang terkait kasus kecurangan ujian.

Kasus korupsi dan penyuapan sering menjadi berita utama di Thailand, tetapi jarang terjadi begitu banyak pejabat publik yang terkena dampaknya.

Skandal ini dimulai pada Juni, ketika para penyelidik mengatakan, mereka telah menyimpulkan bahwa para pejabat menerima suap hingga 800.000 baht (sekitar Rp 428 juta) untuk mengubah hasil ujian kandidat secara elektronik agar lulus.

Ini merupakan ujian wajib untuk pengangkatan atau promosi di pemerintahan.

Berawal dari kejanggalan hasil ujian PNS

Dikutip dari Channel News Asia, pejabat Kementerian Dalam Negeri, Unsit Sampuntharat menjelaskan, polisi menemukan kejanggalan dalam hasil ujian 5.814 PNS.

Menurutnya, mereka bisa diskors sambil menunggu keputusan komite paling cepat Jumat (18/7/2026).

"Kerugiannya sangat besar dan ini tidak adil bagi mereka yang memperoleh posisi mereka dengan jujur," kata Unsit.

Kementerian tersebut akan meninjau sekitar 800.000 lembar soal ujian karena para penyelidik berupaya menentukan sejauh mana dugaan kecurangan terjadi.

Para tersangka utama, dua pria dan satu wanita, telah ditangkap atas tuduhan menghancurkan dan menyembunyikan dokumen resmi.

Salah satu dari mereka ditangkap setelah melarikan diri ke negara tetangga, Laos.

Jika terbukti bersalah, mereka bisa didenda dan menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun.

Dikecam PM Thailand

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengecam penipuan tersebut dan menganggap sebagai hal menjijikkan.

Berbicara pada Rabu (15/7/2026), ia memperingatkan tentang "lingkaran setan" di mana para pejabat menggunakan cara-cara korup untuk mendapatkan posisi kekuasaan dan tanggung jawab.

Hal itu memberi mereka peluang lebih lanjut untuk melakukan korupsi.

Penangkapan tersebut menyusul penyelidikan gabungan selama 17 hari oleh polisi dan lembaga antikorupsi, dengan petugas menyita komputer dan dokumen pemeriksaan.

Pegawai negeri sipil di Thailand biasanya mendapatkan gaji antara sekitar Rp 9,5 juta hingga Rp 41 juta per bulan, tergantung pada pangkatnya.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • "Kami Akan Bertindak atas Nama Negara", Ultimatum Said Iqbal ke Kantor Laundry yang Tahan Ijazah
  • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
  • Promo PLN Tambah Daya 50 persen, Begini Caranya via Aplikasi PLN Mobile
  • BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
  • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • Pencuri di Ponorogo Kembalikan Motor, Tulis Surat "Saya Khilaf"
  • Transaksi KDMP di Jatim Tembus Rp 21 Miliar, Khofifah Targetkan Tingkatkan Produktivitas
  • Ramalan 12 Shio Minggu Ini 21-26 Juli 2026, Cek Peruntunganmu
Konten Rekomendasi
  • Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
  • Persija Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026 Usai TC Thailand Diundur
  • Tanggal 17 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
  • 3 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun
  • Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? Ini 15 Pilihannya