Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jaksel, Diduga Bunuh Diri!

Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jaksel, Diduga Bunuh Diri

Waktu: 2026-07-29 19:07:55 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 797x

Seorang pria berinisial WH (47) ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di kamar sebuah hotel bintang lima di Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Dugaan sementara, WH tewas dalam upaya bunuh diri karena memiliki masalah rumah tangga dengan istrinya.

“Bahwa dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri,” kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo saat dihubungi lewat telepon, Jumat (17/7/2026).

Namun, hari itu mereka justru sudah mulai berbaikan setelah berkomunikasi.

Temuan jasad WH, diduga bos perusahaan, bermula dari sebuah pesan minta maaf yang diterima istrinya.

Joko mengatakan, pesan itu menimbulkan kekhawatiran karena tidak biasa. Istri WH pun menghubungi sopir yang ikut bersama WH ke hotel tersebut.

Saat diperiksa ke kamarnya, WH ditemukan sudah tak bernyawa dengan luka tembak di kepalanya.

“Iya, (korban) sempat minta maaf lewat WA, kemudian, istri kan curiga, istri datanglah ke hotel,” kata Joko.

Di dekatnya, ditemukan senjata api dengan amunisinya. Menurut Joko, senjata itu memang dimiliki WH secara legal.

“(Kepemilikan) senjata api juga lengkap ada suratnya kok,” ujar Joko.

Hingga saat ini, polisi tidak menemukan adanya indikasi tindak kriminal dalam peristiwa ini.

Kontak bantuan

Bunuh diri dapat terjadi ketika seseorang mengalami tekanan berat dan merasa tidak memiliki dukungan.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami kondisi serupa, Anda tidak sendiri dan bantuan tersedia.

Masyarakat dapat mengakses layanan konseling dan dukungan kesehatan jiwa melalui Into The Light Indonesia melalui laman:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
  • PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
  • Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri
  • Hobi Terasa Ringan tapi Berat Memulai Pekerjaan? Penelitian Ungkap Penyebabnya
  • Israel Ubah Status Buaya, Kini Bisa Digunakan untuk Cegah Tahanan Kabur
  • LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
  • Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur
  • Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
Konten Rekomendasi
  • Usia Produktif Dominasi Kasus HIV di Sidoarjo, Dinkes Catat 3.767 ODHIV Berusia 25-40 Tahun
  • Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan
  • Anwar Ibrahim Ungkap Dana Pensiun Malaysia Rugi Rp 875 M Buntut Kasus eFishery
  • Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
  • OJK Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Asuransi Indosurya ke Jaksa
  • Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih