Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar!

Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar

Waktu: 2026-07-29 19:06:45 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 136x

Capaian tersebut disampaikan dalam malam penutupan rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang ditandai dengan penganugerahan BEC Awards dan konser musik di Gesibu Blambangan, Minggu malam (19/7/2026).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Achmad, mengatakan kolaborasi SCF dengan BEC mampu memperluas dampak ekonomi penyelenggaraan event. Menurutnya, capaian tahun ini meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan SCF x BEC tahun sebelumnya.

“Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dengan Sekarkijang Creative Festival berhasil melibatkan lebih dari 624 UMKM, menarik lebih dari 9.000 pengunjung, serta membukukan transaksi business matching senilai lebih dari Rp 1,22 miliar, dan mencatat potensi pembiayaan mencapai Rp 2,8 miliar,” kata Achmad.

“Capaian tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan gelaran SCF x BEC tahun sebelumnya," tambahnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, BEC tidak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Aktivitas UMKM, pedagang kaki lima, pelaku kuliner, transportasi, perhotelan hingga penjual souvenir mengalami peningkatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Yang paling penting dalam sebuah event selain menyenangkan masyarakat dengan penyelenggaraan BEC, juga mampu memfasilitasi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima agar mendapat berkah BEC,” kata Ipuk.

Ipuk menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan BEC merupakan hasil kolaborasi ratusan pelaku seni, panitia, relawan, sponsor, media hingga masyarakat yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Kita mengapresiasi kepada orang-orang yang sudah bekerja luar biasa. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kita semuanya untuk terus berkarya dengan baik,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap BEC tahun ini juga sangat tinggi. Ribuan wisatawan hadir, sementara lebih dari 100.000 penonton memadati kawasan karnaval. Banyak pedagang kecil juga berjualan.

“BEC telah menjadi magnet pariwisata. Mari kita pertahankan dan kita kuatkan dengan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi,” ujar Ipuk.

Pada malam penutupan tersebut juga diumumkan penerima Best Costume BEC 2026, yang diraih Arinal Firdaus dari kategori pakaian VOC dan Sekutu melalui kostum “Antek-Antek VOC” dalam tema “Perang Bayu: The Great War of Blambangan”.

Rangkaian penutupan BEC 2026 turut dihadiri peserta The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting 2026. Acara ditutup dengan konser musik yang menghadirkan Denik Armila bersama sejumlah penampil hiburan lainnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
  • Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan
  • Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi
  • Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci
  • Peternakan Sapi Perah Rp 1,2 Triliun Mulai Dibangun di Brebes
  • Prabowo Mau Bangun 12 Kota Satelit Baru, Satu Kota Luasnya 200 Hektar
  • 5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?
  • Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
Konten Rekomendasi
  • Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
  • Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
  • Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
  • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
  • Siapa dan Kenapa Slavko Vincic Dipilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina?
  • 15 Contoh Jawaban PMM 2025: Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?