Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar!

Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar

Waktu: 2026-09-12 22:45:29 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 136x

Capaian tersebut disampaikan dalam malam penutupan rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang ditandai dengan penganugerahan BEC Awards dan konser musik di Gesibu Blambangan, Minggu malam (19/7/2026).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Achmad, mengatakan kolaborasi SCF dengan BEC mampu memperluas dampak ekonomi penyelenggaraan event. Menurutnya, capaian tahun ini meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan SCF x BEC tahun sebelumnya.

“Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dengan Sekarkijang Creative Festival berhasil melibatkan lebih dari 624 UMKM, menarik lebih dari 9.000 pengunjung, serta membukukan transaksi business matching senilai lebih dari Rp 1,22 miliar, dan mencatat potensi pembiayaan mencapai Rp 2,8 miliar,” kata Achmad.

“Capaian tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan gelaran SCF x BEC tahun sebelumnya," tambahnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, BEC tidak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Aktivitas UMKM, pedagang kaki lima, pelaku kuliner, transportasi, perhotelan hingga penjual souvenir mengalami peningkatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Yang paling penting dalam sebuah event selain menyenangkan masyarakat dengan penyelenggaraan BEC, juga mampu memfasilitasi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima agar mendapat berkah BEC,” kata Ipuk.

Ipuk menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan BEC merupakan hasil kolaborasi ratusan pelaku seni, panitia, relawan, sponsor, media hingga masyarakat yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Kita mengapresiasi kepada orang-orang yang sudah bekerja luar biasa. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kita semuanya untuk terus berkarya dengan baik,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap BEC tahun ini juga sangat tinggi. Ribuan wisatawan hadir, sementara lebih dari 100.000 penonton memadati kawasan karnaval. Banyak pedagang kecil juga berjualan.

“BEC telah menjadi magnet pariwisata. Mari kita pertahankan dan kita kuatkan dengan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi,” ujar Ipuk.

Pada malam penutupan tersebut juga diumumkan penerima Best Costume BEC 2026, yang diraih Arinal Firdaus dari kategori pakaian VOC dan Sekutu melalui kostum “Antek-Antek VOC” dalam tema “Perang Bayu: The Great War of Blambangan”.

Rangkaian penutupan BEC 2026 turut dihadiri peserta The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting 2026. Acara ditutup dengan konser musik yang menghadirkan Denik Armila bersama sejumlah penampil hiburan lainnya.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Resto Steak di Menteng Kebakaran
  • Hadapi Kekeringan Dampak El Nino, Cak Imin Singgung Pola Irigasi dan Kesehatan
  • Pujian Lionel Messi untuk Lamine Yamal Jelang Final Piala Dunia 2026
  • Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
  • Pemkab Tanah Datar Gandeng Kejari Kawal Dana TKD Rp 126,87 M
  • 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
  • Kekeringan Meluas di Karawang, Enam Desa Terdampak, BPBD Salurkan 152.000 Liter Air Bersih
  • Krisis Moneter Asia 1997: Awal Runtuhnya Keajaiban Ekonomi Asia
Konten Rekomendasi
  • LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
  • Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • Seminggu MBG Beroperasi, Harga Telur dan Ayam Potong di Bangkalan Naik
  • IHSG Naik 4,24 Persen, Saham ADRO, ESSA, dan ITMG Bisa Dicermati Ritel Pekan Depan
  • Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih
  • Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim