Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar!

Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

Waktu: 2026-07-29 19:08:00 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 216x

Kuasa hukum keluarga IPP (33), guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di mes Polres Pesisir Selatan (Pessel), mempertanyakan hasil visum korban yang hingga kini belum kunjung keluar.

Padahal, peristiwa tersebut sudah berlalu hampir satu bulan persisnya pada Sabtu (27/6/2026).

Kuasa hukum keluarga korban, Rodi Chandra menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk menemui Kanit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan guna menanyakan perkembangan kasus serta kejelasan hasil visum tersebut.

"Belum ada informasi terkait hasil visum. Rencananya kami akan menemui Kanit Resum Polres Pessel dan juga berkoordinasi langsung dengan tim dokter di RS Bhayangkara Kota Padang," ujar Rodi kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).

Hasil visum tersebut berkaitan dengan organ dalam korban, yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan labor.

Di sisi lain, proses penyelidikan terus berjalan.

Penyidik Polres Pessel tengah menggali secara mendalam mengenai hubungan atau kedekatan korban dengan sejumlah personel kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

Hal ini terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap ayah, ibu, dan kakak sepupu korban pada Senin (6/7/2026).

“Sampai saat ini selain pihak keluarga teman dari almarhum juga sudah memberi keterangan,” ujarnya.

Misteri Alasan Menginap di Mes Polisi

Salah satu poin krusial yang tengah didalami oleh tim penyidik adalah motif atau alasan keberadaan korban di mes Korps Bhayangkara tersebut.

Sebagai seorang guru, keberadaan IPP di mes polisi dinilai memerlukan penjelasan logis.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, dalam keterangan sebelumnya membenarkan bahwa fokus penyelidikan saat ini adalah mencari tahu alasan korban menginap.

"Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami berbagai hal, termasuk alasan korban menginap di mes saat itu. Terkait alasan korban menginap, masih kami dalami," ujar Susmelawati.

Hingga saat ini, Polda Sumbar telah memeriksa total empat personel kepolisian yang diketahui kerap mendatangi mes tempat korban ditemukan tewas.

"Baru empat personel yang dimintai keterangan. Mereka merupakan anggota yang sering datang ke mes itu. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Polres maupun Propam," ujar dia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pessel, AKP Suhasril menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk bersikap profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini.

"Kita sudah mintai keterangan pada keluarga dan teman. Jikalau masih ada saksi tambahan yang diketahui oleh keluarga, silakan sampaikan ke penyidik," tutur Suhasril.

Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menegaskan akan terus mengawal setiap tahapan proses penyelidikan hingga tuntas.

"Harapan kami, apa yang menjadi pertanyaan masyarakat serta harapan pihak keluarga korban tentang keadilan benar-benar bisa disampaikan secara terbuka, transparan, dan tidak ada yang ditutupi," kata Rodi.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Terkendala Kabut dan Jalan Rusak
  • KPK Sebut Mahalnya Ongkos Politik Jadi Pemicu Korupsi Kepala Daerah
  • Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?
  • SPP SMA/SMK Negeri Diusulkan Aktif Lagi di Jabar, Terapkan Skema Bertingkat, Ini Alasannya
  • Kekeringan 2 Pekan, Warga Katulampa Bogor Cuci Baju dan Bersihkan Ikan di Kali Baru
  • Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
  • Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
  • Mendagri Usul Donatur Tiap Calon Kepala Daerah Dibuka ke Publik, Seperti di AS
Konten Rekomendasi
  • Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional
  • Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
  • Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
  • Berawal dari Laporan Instagram, Imigrasi Bongkar Praktik Dokter Ilegal
  • Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
  • Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara