Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023!

Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023

Waktu: 2026-09-12 20:41:10 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 117x

"Yayasan apa? Yayasan yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan Islam," ujar dia melanjutkan.

Handika menerangkan, yayasan itu membina sekitar 700 santri, terutama yang berasal dari Papua dan Maluku, yang mengikuti pendidikan di sebuah pesantren di Banten.

Setahun setelah rumah itu dijadikan kantor, Don Ritto juga meminta izin membangun sebuah brankas di rumah tersebut.

Brankas itu disiapkan untuk menyimpan barang-barang berharga yang berkaitan dengan aktivitas operasional yayasan.

"Fungsinya buat apa (brankas)? Untuk menaruh barang-barang berharga karena di situ nanti banyak aktivitas operasional yayasan," ujar Handika.

Handika menyebutkan, rumah itu tidak lagi digunakan oleh Febrie sejak 10 tahun terakhir.

"Rumah itu sudah 10 tahun informasinya enggak pernah dipakai sama Pak Febrie. Tapi di 2023 dipinjam oleh si Pak Idon untuk kantor yayasan," ungkap dia.

Ia juga mengeklaim seluruh biaya operasional rumah sejak awal 2023 ditanggung oleh Don Ritto, mulai dari pembayaran listrik, air, biaya pemeliharaan hingga gaji staf yang bekerja di lokasi tersebut.

Rumah Febrie Adriansyah digeledah

Diberitakan sebelumnya, penyidik menggeledah rumah milik Febrie di Sentul dan menyita brankas berisi 74 kilogram emas serta uang tunai senilai sekitar Rp 476 miliar.

Sementara itu, Febrie telah mengakui rumah tersebut merupakan miliknya.

Namun, terkait uang yang ditemukan di lokasi, ia mengatakan terdapat pihak lain yang menjadi pemiliknya.

"Dan mengenai uang tadi kan sudah saya jelaskan yang ditemukan, bahwa itu ada pemilik, ya bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga terima kegiatan, itu bisa juga ditanya,” kata Febrie di Gedung Kejagung, Jumat (10/7/2026).

Belakangan, Febrie dan Don Ritto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait perkara pengadaan batu bara (PLTU), PT Asabri, dan Krakatau Steel.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
  • Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
  • Kelompok Kriminal Terorganisir India Jadi Ancaman Global
  • CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
  • Istri Kenang Momen Suapan Terakhir Ojol Sebelum Dibunuh di Tangerang
  • Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
  • Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
  • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
Konten Rekomendasi
  • Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
  • Perkara Klakson Berujung Konflik Antar-tetangga hingga Digotong Paksa
  • Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri
  • Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
  • Sejarah Candra Naya di Glodok, Pernah Jadi Sekolah hingga Tempat Kuliah
  • Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu