Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cara Benar Naik Motor Skutik biar Hemat BBM, Hindari Kebiasaan Ini!

Cara Benar Naik Motor Skutik biar Hemat BBM, Hindari Kebiasaan Ini

Waktu: 2026-07-29 19:05:54 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 208x

Sepeda motor jenis skuter matik (skutik) saat ini menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena kepraktisannya.

Tinggal puntir gas, motor langsung melaju. Namun, di tengah tingginya harga bahan bakar minyak (BBM), gaya berkendara yang asal-asalan justru bisa membuat skutik menjadi boros.

Sebenarnya, ada beberapa trik sederhana yang bisa dilakukan oleh pengendara untuk menekan konsumsi BBM harian tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Komparasi Suzuki Nex Crossover dan Honda Beat StreetKOMPAS.com/ADITYO WISNU Komparasi Suzuki Nex Crossover dan Honda Beat Street

Kontrol Akselerasi dan Jaga Kecepatan Stabil

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, menjelaskan bahwa perilaku berkendara memegang peran paling krusial dalam menentukan efisiensi bahan bakar skutik. Kunci utamanya terletak pada bagaimana pengendara mengoperasikan tuas gas.

"Agar berkendara skutik lebih hemat BBM, kuncinya adalah kita harus menggunakan gas secara halus dan menjaga kecepatan tetap stabil," ujar Agus kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

Agus juga menambahkan agar pengendara menghindari kebiasaan agresif di jalan raya. Membuka tuas gas secara tiba-tiba justru akan membuat pasokan bensin mengucur deras ke ruang bakar secara sia-sia.

"Kemudian usahakan menjaga kecepatan sekitar 40–60 km/jam sesuai kondisi jalan, serta hindari terlalu sering melakukan akselerasi dan pengereman (secara mendadak)," kata dia.

Manfaatkan Fitur dan Perhatikan Tekanan Ban

Selain cara memuntir gas, memanfaatkan teknologi pada motor dan memperhatikan komponen eksternal juga sangat membantu. Salah satunya adalah mematikan mesin saat motor berhenti dalam durasi yang cukup lama.

"Saat kita berhenti cukup lama, misalnya di perlintasan kereta api, sebaiknya matikan mesin atau gunakan fitur ISS (Idling Stop System) jika tersedia pada fitur motor yang digunakan," ucap Agus.

Hal yang tidak kalah penting dan sering diabaikan adalah kondisi ban. Membiarkannya kempis atau kurang tekanan udara bukan hanya berbahaya bagi keselamatan, tetapi juga membuat dompet menipis karena motor jadi lebih boros.

"Tekanan angin ban juga harus diperiksa secara rutin karena ban yang kurang angin membuat kerja mesin menjadi lebih berat, sehingga konsumsi BBM jadi lebih banyak. Selain itu, jangan membawa barang atau beban berlebihan saat kita berkendara," tutur Agus.

Ilustrasi pengecekan lampu motor di bengkel AHASSDok. Wahana Honda Ilustrasi pengecekan lampu motor di bengkel AHASS

Jangan Abai terhadap Perawatan Berkala

Langkah terakhir untuk memastikan skutik tetap irit adalah dengan menjaga kebugaran jantung mekanisnya. Motor yang sehat secara otomatis akan menghasilkan proses pembakaran yang optimal dan efisien.

Pengendara disarankan untuk melakukan servis berkala, mengganti oli tepat waktu, serta memastikan kondisi busi, filter udara, dan sistem penggerak (CVT) tetap dalam kondisi baik. Terakhir, manajemen perjalanan juga ikut menentukan.

"Jadi, cara paling sederhana untuk kita dapat menghemat BBM adalah berkendara dengan tenang, menjaga kondisi motor, dan menghindari kebiasaan menarik gas serta mengerem secara mendadak," kata Agus.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini
  • Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
  • Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
  • Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
  • Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
  • Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Tak Sangka Pesannya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • Dari Kota Semarang hingga Kaki Gunung Merbabu, Uji Jalan BYD M6 DM Buktikan Efisiensi dan Performa Lintas Kota
  • Jenguk Pacar di Rutan Salemba, Wanita Ini Ditangkap usai Sembunyikan Ekstasi di Tisu
Konten Rekomendasi
  • Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Evaluasi Disdukcapil Wonosobo, Akta Masih Bisa Diurus 60 Hari
  • Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
  • Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
  • Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
  • Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti
  • Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga