Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat!

Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat

Waktu: 2026-09-12 20:31:18 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 719x

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arum sempat berkelakar di rapat dengan Komisi IX DPR. Agustina mengatakan sempat disinggung rambut mulai memutih oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Ini bercanda saja Ibu dan Bapak, kemarin waktu kami ratas dengan bapak presiden, saya dicandain katanya 'perasan sebulan yang lalu waktu saya lantik rambutnya belum putih, katanya gitu. Sekarang sudah putih-putih gitu'," kata Agustina saat rapat di Komisi IX DPR, Jakarta, Jumat .

Mendengar itu, Agustina mengaku langsung mengecat rambut. "Jadi saya pulang langsung saya ngecat," imbuhnya.

Agustina mengaku langsung mengecat rambut agar tidak disinggung oleh para anggota DPR. Ia mengaku hanya bercanda mengenai itu.

"Supaya hari ini nggak kelihatan putih. Supaya nggak ditanya Ibu semua. Bercanda ya, Pak, supaya nggak terlalu tegang," ujar dia.

Rapat Bahas Pengeluaran Anggaran 2025Dalam rapat itu, Agustina membacakan satu per satu pengeluaran BGN selama 2025. Salah satu pengeluaran berkaitan dengan pembelian motor listrik.

"Kemudian uang muka belanja, ini ada pertanyaan kenapa ada uang muka besar sekali di tahun 2025, itu adalah uang muka pembayaran motor listrik yang kemudian jadi ramai itu," kata Agustina.

Berdasarkan slide yang ditunjukkan, pengeluaran prepaid untuk motor listrik yang dibayarkan Rp 167.577.797.695. Kemudian, ada juga pembayaran pre-payment yang dilakukan terkait motor listrik pada 2026 senilai Rp 243,9 miliar.

Agustina mengatakan pembayaran uang muka motor listrik dilakukan pada 2025.

"Jadi uang mukanya dibayar tahun 2025, pembayaran terakhirnya di tahun 2026 Rp 243,9 M," beber Agustina.

Lebih lanjut, Agustina mengatakan pada 2026 pembayaran motor listrik sudah dilunasi. Namun, kata dia, motor listrik tersebut tidak bisa dijadikan aset peralatan karena tengah diusut oleh penegak hukum.

"Ini nilainya Rp 243 M ini hanya uang mukanya saja yang kami catat di 2025, untuk 2026 ini sudah dilunasi tetapi belum dicatat sebagai aset peralatan dan mesin definitif, karena apa? Karena masih dalam proses penyidikan oleh kejaksaan," ujar Agustina.

Simak juga Video 'BGN Ternyata Punya Utang Rp 1,6 T, Ini Rinciannya...':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Ortu Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Buka Suara
  • Resep Nasi Goreng Solaria, Gurih dengan Aroma Wok yang Khas
  • Sering Self-Reward dengan Belanja Makeup? Hati-hati Impulsive Buying
  • Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara
  • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
  • Saham Induk Google Melesat 3 Persen Usai Kabar Pengembangan Chip AI Gemini
  • Sengketa Lahan, 226 Siswa SDN Lerpak 2 Bangkalan Belajar di Rumah Warga
  • El Nino Justru Untungkan Petani Tembakau Wonogiri, Modal Rp 5 Juta Berpeluang Raup Omzet Rp 12 Juta
Konten Rekomendasi
  • Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
  • Sengketa Lahan, 226 Siswa SDN Lerpak 2 Bangkalan Belajar di Rumah Warga
  • Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger
  • SDN Tlogo 2 Blitar Tak Masalah Berdampingan dengan Gerai KDMP
  • PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
  • TNI-Polri Bakal Dilibatkan Awasi Pajak di Desa, Pemprov Jateng: Pajak Kewajiban Warga Negara