Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan!

Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan

Waktu: 2026-09-12 20:45:18 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 794x

Selain penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat, gaya hidup tidak sehat juga dapat menghambat kemampuan sel untuk meregenerasi diri.

"Mental state kita itu bisa berefek ke kondisi skin barrier , kortisolnya jadi tinggi, jadi timbul jerawat," ucap Xaviera.

Risiko kerusakan struktur pelindung kulit

Dokter Iksanuddin Qothi mengatakan, area wajah memiliki batasan toleransi maksimal dalam menerima paparan zat aktif dari produk yang dioleskan.

Ilustrasi produk skincare.Unsplash Ilustrasi produk skincare.

Ketika batasan ini terus-menerus dilewati tanpa memberikan jeda yang cukup, lapisan terluar yang berfungsi sebagai skin barrier akan rusak.

"Kalau pada bagian kulit luarnya ini sudah bermasalah, salah satunya karena penggunaan zat aktif yang berlebihan, dan mungkin orang itu tidak aware atau tidak paham bahwa kulitnya punya batasan khusus, bisa rusak skin barrier-nya," papar dr. Iksan.

Kondisi stratum korneum (lapisan terluar epidermis) yang hancur membuat wajah kehilangan kemampuan untuk menahan kelembaban dan juga melindungi kulit dari paparan luar.

"Efeknya bisa secara klinis atau gejala. Misalkan orang itu merasakan perih, tersengat gitu. Atau terlihat secara fisik, kelihatan kemerahan dan kulitnya lebih gampang berjerawat," tutur dr. Iksan.

Skin barrier memang tersebar di seluruh tubuh, tetapi kerusakannya paling mudah terlihat di wajah.

Kembali ke basic skincare untuk memulihkan wajah

Saat ini, tren di kalangan dermatolog justru bergeser ke konsep "skinimalism", yaitu menggunakan lebih sedikit produk dengan kandungan aktif yang terbukti efektif.

Pendekatan ini dinilai lebih mudah dijalankan, mengurangi risiko iritasi, dan sering kali memberikan hasil yang sama baiknya dibanding rutinitas yang sangat panjang.

Prinsip minimalis ini juga diterapkan untuk memperbaiki skin barrier yang rusak.

Menurut dr. Iksan langkah pemulihan skin barrier hanya dibatasi pada tiga hal.

"Menyembuhkan skin barrier itu berarti fondasinya harus dibenarkan. Tiga hal basic skincare. Yang pertama dibersihkan, yang kedua adalah dilembapkan, yang ketiga diproteksi," imbuh dia.

Dengan kata lain, kamu hanya memerlukan pembersih wajah, pelembab, dan tabir surya. Tambahkan micellar water atau cleansing balm jika ingin double cleansing, terutama setelah seharian berada di luar rumah.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Resep Telur Puyuh Kecap Ala Korea, Lauk Sederhana dengan Bumbu Meresap
  • Google Izinkan Toko Aplikasi Selain Play Store di Android
  • Kirana Larasati Hapus 8 Tato, Ungkap Biaya Mahal 50 Kali Lipat
  • Pengiriman CPO dengan Kereta Api Naik 17,83 Persen pada Semester I
  • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel
  • Dampak Regrouping Sekolah Tanpa Kajian Matang, Guru Honorer hingga Siswa Miskin Terancam
  • Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya
  • Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
Konten Rekomendasi
  • 786 Personel Dikerahkan, Polda Sumut Amankan Distribusi BBM di 325 SPBU
  • Persija Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026 Usai TC Thailand Diundur
  • Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
  • Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
  • Dapat Penolakan, Tol Sicincin-Bukittinggi Tak Lewati Kubang Putih, Trase Baru Segera Disurvei