Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget!

Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget

Waktu: 2026-09-13 01:29:07 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 315x

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa mega proyek gas abadi Blok Masela akhirnya resmi memasuki babak baru setelah sempat mandek selama puluhan tahun.

Bahlil mengungkapkan, proyek yang berlokasi di Kepulauan Tanimbar, Maluku, ini telah melewati masa penantian panjang lintas generasi kepemimpinan di Indonesia.

"Kan sudah tahu bahwa Blok Masela ini sudah 28 tahun, dari tahun 1998 sudah ada dan itu sudah melewati enam Presiden. Berakhir di Presiden ke-8, Presiden Prabowo," ujar Bahlil usai menghadiri Musdah XI Partai Golkar di Makassar, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Bahlil, proyek ini sebenarnya sempat akan dieksekusi pada tahun 2005, di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan dilanjutkan pada masa Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, eksekusi tersebut terus tertunda akibat perdebatan berkepanjangan mengenai skema pengembangan proyek, apakah akan dilakukan di laut (offshore) atau di darat (onshore).

Bahlil menyayangkan perdebatan tersebut karena nilai investasi dan potensi pendapatan negara dari proyek ini sangat fantastis.

"Perdebatan itu tak kunjung selesai. Sementara ini investasi besar, 21 miliar dollar AS dan menghasilkan 1.200 MMSCFD gas serta 35.000 barel minyak per hari. Kalau ini terus menjadi perdebatan, kapan selesainya? Padahal dampaknya itu kita akan mendapatkan pendapatan negara ketika dia jalan," tegasnya.

Arahan Presiden Prabowo dan Target Produksi 2029-2030

Bahlil menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepadanya untuk segera menyelesaikan semua hambatan dan mengeksekusi proyek strategis nasional ini.

Dia menilai, dalam kurun waktu satu tahun, pihaknya berhasil menyelesaikan proses pembersihan kendala atau clearance hingga proyek tersebut akhirnya resmi memulai peletakan batu pertama atau groundbreaking.

"Atas arahan Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk segera mengeksekusi. Dan alhamdulillah, satu tahun saya meng-clearance dan kemudian sudah kemarin groundbreaking," kata Bahlil.

Dengan dimulainya tahapan konstruksi pasca-ground breaking, Bahlil optimistis proyek raksasa ini akan mulai berproduksi pada akhir dekade ini.

"Dengan ground breaking itu maka tahapan umumnya sudah mulai jalan. Dan diperkirakan selesai, Insya Allah 2029–2030 sudah mulai produksi. Dan itu besar, investasinya besar banget ya," pungkasnya.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang
  • Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan
  • Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022
  • Duar! 2 Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz
  • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
  • Hotman: Febrie Tak Tahu Ada Renovasi untuk Tempat Uang di Rumah Sentul
  • Daftar 8 SD Negeri di Sragen yang Bakal Dilebur pada 2026
  • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
Konten Rekomendasi
  • Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
  • Gibran Respons Komentar Guru di IG soal Sekolah Rusak dengan Kunjungan ke Rokan Hilir
  • Janji Kejagung Transparan dalam Menangani Kasus Eks Jampidsus Febrie
  • Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
  • Sarwendah Siap All Out Pertahankan Hak Asuh Anak
  • Aturan Emisi Diperketat, Truk Berat di Korsel Wajib Pangkas Polusi