Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar!

Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar

Waktu: 2026-07-29 19:05:55 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 298x

Sekelompok anak-anak menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat . Aksi bocah kecil menghadang pemotor di Jalan Daan Mogot itu kembali viral di media sosial .

Dalam video yang beredar di medsos, terlihat anak-anak beramai-ramai menghadang sejumlah pemotor untuk tidak melintas trotoar dengan menghalau menggunakan ranting kayu. Anak-anak itu menyuruh para pemotor untuk putar balik dan keluar ke jalan arteri.

Beberapa pemotor akhirnya berputar balik, sementara beberapa yang lain nekat menerobos anak-anak yang menghadang itu. Aksi anak-anak dekat lampu merah Cengkareng itu mengundang perhatian warganet.

Trotoar tersebut kerap dijadikan 'jalan pintas' oleh para pengendara untuk menghindari kemacetan lalu lintas . Padahal trotoar merupakan hak bagi pejalan kaki.

Merespons hal itu, Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengatakan petugas kerap mengawasi lokasi tersebut agar tak ada pemotor yang menerobos trotoar. Namun, ketika petugas berada di lokasi, para pemotor tiba-tiba disiplin dengan menggunakan jalur arteri.

"Kita memang sering pengawasan di situ. Tapi kalau kita di sana, mereka tiba-tiba enggak lewat di situ . Jadi seperti kucing-kucingan gitu," kata Yeni.

Dia mengatakan pihaknya akan membuat pengajuan kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang besi pembatas guna mencegah pemotor melintasi trotoar. Ia menegaskan bahwa trotoar merupakan hak pejalan kaki.

"Pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat," tutur Yeni.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan anak-anak untuk mewaspadai kecelakaan lalu lintas karena mereka kerap bermain bola di trotoar yang berada di pinggir jalan besar tersebut. Dia juga mengingatkan bahwa trotoar merupakan hak bagi pedestrian.

"Jadi anak-anak itu juga sering main bola di situ. Itu kan nggak boleh juga. Trotoar itu hanya untuk pejalan kaki, bukan untuk bermain bola," ujar Yeni.

Pihaknya pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif, meskipun dalam kondisi macet.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," ujar Yeni.

Pada Mei lalu, aksi bocil menghadang sepeda motor yang naik ke trotoar di Jalan Daan Mogot juga sempat viral di medsos. Para bocil tersebut meminta pemotor putar balik.

Dalam video yang dilihat, Sabtu , anak-anak tersebut tampak memenuhi area trotoar. Mereka membawa ranting-ranting pohon yang digunakan untuk memutar balik kendaraan.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengingatkan terkait fungsi dan hak pengguna dari fasilitas trotoar. Dia mengimbau pengendara agar tidak melintas di trotoar.

"Terkait adanya anak-anak yang menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar di kawasan Jalan Daan Mogot, kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar yang merupakan hak pejalan kaki serta penyandang disabilitas," kata Syafrin.

Tonton juga video "Polisi Tangkap Bang Jago Penghadang Ambulans di Depok"

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Surat Edaran Libur untuk Nonton Final Piala Dunia Viral, Pemprov Papua Tegaskan Hoaks
  • Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • Temui Massa Mahasiswa, Plt Warek UINSA: Penunjukan Rektor Kewenangan Menag
  • Aliansi Masyarakat Adat Desak DPRD NTT dan Kapolri Evaluasi Hasil Seleksi Akpol 2026
  • Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT
  • Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming
  • Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan
Konten Rekomendasi
  • MAKI Nilai Pernyataan Hotman di Kasus Febrie Bahaya, Coba Benturkan Proses Hukum
  • Legislator Gerindra Salurkan Bantuan untuk Gebyar Muharam 1448 H di Banyumas
  • Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
  • Penumpang Kereta Lokal KAI Tembus 4,67 Juta pada Semester I 2026
  • Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
  • RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi