Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cara Tentukan BBM yang Tepat untuk Motor, Jangan Asal Pilih RON Tinggi!

Cara Tentukan BBM yang Tepat untuk Motor, Jangan Asal Pilih RON Tinggi

Waktu: 2026-07-29 19:07:10 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 266x

Menentukan jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tepat untuk sepeda motor tidak bisa hanya berdasarkan anggapan bahwa semakin tinggi angka oktannya semakin baik.

Pemilik kendaraan perlu menyesuaikan BBM dengan spesifikasi rasio kompresi mesin agar performa dan keawetan mesin tetap terjaga.

Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan cara paling umum untuk mengetahui BBM yang sesuai dengan sepeda motor adalah melihat spesifikasi rasio kompresi mesin.

"Ada beberapa tingkatan acuan kompresi yang direkomendasikan. Misal untuk RON 90 itu untuk kompresi 9:1 sampai 10:1, RON 92 di atas 10:1, sampai dengan misal RON 98 diperuntukan kompresi 13:1 ke atas," kata Victor kepada Kompas.com belum lama ini.

Ilustrasi nozzle BBM Pertamax Green 95 di SPBU Pertamina. Benarkah kecepatan nozzle memengaruhi takaran BBM?Dok. Pertamina Ilustrasi nozzle BBM Pertamax Green 95 di SPBU Pertamina. Benarkah kecepatan nozzle memengaruhi takaran BBM?

Rasio Kompresi

Rasio kompresi merupakan perbandingan antara volume terbesar dan volume terkecil di dalam ruang bakar.

Semakin tinggi rasio kompresi mesin, semakin tinggi pula angka oktan (RON) BBM yang dibutuhkan agar proses pembakaran berlangsung optimal.

"Sebenarnya bisa saja menggunakan RON di atas itu. Tapi pasti tidak akan maksimal performanya," kata Victor.

Menurut dia, penggunaan BBM yang tidak sesuai dengan rasio kompresi dapat membuat proses pembakaran di ruang bakar menjadi tidak optimal.

Dampaknya, tenaga mesin menurun dan dalam jangka panjang berpotensi memicu knocking yang kemudian mempercepat keausan komponen mesin.

"Biasanya BBM akan menjadi boros. Lalu ada arah keausan atau kerusakan bagian ring piston, piston, dan silinder," kata Victor.

Ia menambahkan, gejala knocking juga dapat menyebabkan penumpukan karbon dan kerak di ruang bakar.

Karena itu, penggunaan BBM dengan RON lebih tinggi tidak selalu memberikan hasil yang lebih baik jika tidak sesuai dengan kebutuhan spesifikasi mesin.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
  • Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS
  • Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
  • Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
  • Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah
  • Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
  • Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
  • Cari Bukti Tambahan Kasus Bupati Etik, KPK Geledah Rumah 3 Tersangka hingga Kepala PU Sukoharjo Hari Ini
Konten Rekomendasi
  • Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
  • Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
  • KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
  • Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
  • Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
  • Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional