Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi!

Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi

Waktu: 2026-09-13 04:11:45 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 256x

Sejumlah siswa SMPN 1 Adonara Timur dievakuasi saat terjadi bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (18/7/2026).

Proses evakuasi dibantu warga setempat. Mereka membantu para siswa naik ke atas kapal.

Suasana haru terlihat saat anak-anak tersebut harus meninggalkan lokasi perkemahan mereka demi keselamatan.

Muhammad Sole Kadir, salah seorang guru, mengatakan bahwa para siswa tersebut berasal dari Dusun Bele, Desa Waiburak.

Ia mengungkapkan, para siswa tersebut sebelumnya mengikuti kegiatan perkemahan yang diselenggarakan di sekolah. Namun, situasi keamanan yang memburuk membuat mereka harus dipulangkan.

“Anak-anak yang sedang mengikuti perkemahan dari Bele terpaksa diantar oleh warga dan para guru melewati jalur laut menuju Bele”

“Semalam kami berkemah di sekolah dan anak-anak terjebak di sekolah di saat situasi konflik, sehingga warga berinisiatif untuk mengantar mereka melalui jalur laut untuk kembali bertemu dengan orangtua mereka di Bele,” ujar Muhammad.

Ia berharap agar konflik yang terjadi dapat segera mereda, sehingga aktivitas pembelajaran di sekolah itu kembali normal.

“Doakan semoga konflik ini segera berlalu sehingga anak-anak bisa kembali bersekolah dengan baik,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah, Sabtu (18/7/2026).

Sebanyak dua orang tewas dalam insiden tersebut dan dua lainnya mengalami luka berat.

Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi bentrokan.

Menurut Eliezer, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan warga dari dua desa tersebut.

"Data pasti mengenai korban jiwa maupun kronologi kejadian baru akan dirilis setelah proses olah TKP selesai," ujarnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Yunani Dilanda Gelombang Panas, Suhu Diprediksi Tembus 41 Derajat Celsius
  • Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan
  • Motor Listrik Murni Buatan Indonesia Dinilai Belum Realistis
  • Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
  • Saat Perancis Ikhlas Tak Ikhlas Jalani Laga Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026
  • KPK Geledah Rumah Bupati Sukoharjo Etik hingga Kadis PU, Sita Sejumlah Dokumen
  • Pemerintah Hapus Tarif Naturalisasi WNA Khusus untuk Kepentingan Negara
  • Serukan Perang ke Pengemplang Pajak, Menkeu Jerman: Orang Jujur Tak Boleh Dianggap Bodoh
Konten Rekomendasi
  • Tarif Listrik PLN 20-26 Juli 2026 Telah Ditetapkan, Ini Rinciannya
  • Hobi Lari Bawa Pasutri Asal Tangerang Keliling Indonesia
  • Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang
  • Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
  • KPK Panggil Anggota BPK Bobby Terkait Kasus Bupati Muara Enim Pekan Ini
  • Eks Pimpinan KPK: Penegakan Hukum Kejahatan SDA Dinilai Hanya Menyentuh "Pion"