Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini!

Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini

Waktu: 2026-09-12 20:42:42 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 458x

Menurut dia, sebagai lembaga yang usianya masih relatif muda, Badan Bank Tanah perlu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Bank Tanah sendiri kondisinya kan masih bayi, baru berjalan kurang dari lima tahun. Di samping harus terus melakukan sosialisasi, juga harus ada kolaborasi konsep ABCGN (Academic, Business, Community, Government, Media). Konsep kolaborasi inilah yang harus disiapkan untuk menjaga pertanahan ini," kata Itto dalam rilisnya, Senin (20/7/2026).

Akademisi keluarkan lima rekomendasi

Dalam forum tersebut, masyarakat sipil dan akademisi menyampaikan lima rekomendasi untuk memperkuat operasional Badan Bank Tanah.

Pertama, penerapan kolaborasi pentahelix atau ABCGN yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas atau LSM, serta media dalam penyelesaian sengketa pertanahan.

Kedua, pendampingan ekonomi bagi penerima tanah agar lahan yang telah didistribusikan dapat dimanfaatkan secara produktif dan tidak kembali menjadi lahan terlantar. Pelaku usaha dinilai perlu dilibatkan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Ketiga, pembentukan pusat pengaduan berbasis bukti. Melalui mekanisme tersebut, setiap laporan konflik pertanahan, seperti persoalan verponding maupun pendudukan lahan, harus disertai bukti yang dapat diverifikasi sehingga menjadi dasar penyusunan kebijakan.

Keempat, keterbukaan dan integrasi data lahan terlantar yang berasal dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) maupun Kementerian Kehutanan, termasuk data Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan HPKTP, agar dapat diakses publik sesuai prinsip keterbukaan informasi.

Kelima, pembentukan pengadilan agraria untuk mempercepat penyelesaian sengketa pertanahan sekaligus memberikan kepastian hukum yang lebih adil bagi seluruh pihak.

Badan Bank Tanah siap menindaklanjuti

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Kepala Divisi Perolehan III Badan Bank Tanah Ali Rahman mengaku menyambut baik rekomendasi tersebut.

Menurut dia, kesenjangan antara regulasi dan kondisi di lapangan menjadi ruang perbaikan yang akan terus dibenahi.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi
  • Industri Masih Ekspansi, Tapi Penyerapan Tenaga Kerja Belum Ikut Tumbuh
  • Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok
  • IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
  • Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
  • Mitos Piala Dunia Dongkrak Ekonomi, Benar atau Tidak?
  • Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
  • Nobar Pildun di Menteng Tenggulun, Mendagri Tekankan Semangat Kebersamaan
Konten Rekomendasi
  • Menkes Minta Tata Kelola Blokir Anggaran Diperbaiki
  • Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
  • Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
  • Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan 3 Lokasi Kunker Wapres di Palembang
  • CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal
  • Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah