Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN!

Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN

Waktu: 2026-07-29 19:12:24 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 374x

Wisata bahari Banyuwangi jadi perhatian

Ia menilai praktik yang diterapkan Banyuwangi dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia maupun negara-negara peserta forum untuk saling bertukar pengalaman dan gagasan dalam pengelolaan wilayah pesisir.

"Apa yang dilakukan Banyuwangi menjadi contoh baik bagi daerah-daerah lain di Indonesia, dan juga negara-negara yang hadir dalam forum ini, kami juga bisa saling bertukar pengalaman dan pikiran," katanya.

Pengelola Bangsring Underwater membenahi fasilitas destinasinya, Senin (23/8/2021)Dok. Bangsring Underwater Pengelola Bangsring Underwater membenahi fasilitas destinasinya, Senin (23/8/2021)

Duta Besar Selandia Baru untuk ASEAN, Joanna Anderson, mengapresiasi pendekatan Banyuwangi dalam mengembangkan sektor kelautan.

Ia menyebut Selandia Baru memiliki banyak kesamaan dengan Banyuwangi, terutama karena sama-sama memiliki masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada hasil laut, baik untuk ketahanan pangan maupun sektor pariwisata.

"Jadi, saya melihat banyak kesamaan antara Selandia Baru dan Banyuwangi, dan saya rasa acara ini sangat tepat, dan kami bisa saling belajar satu sama lain," kata Joanna.

Kesamaan tersebut dinilai membuka peluang bagi kedua pihak untuk saling belajar mengenai pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.

Baca juga: Baca juga:

Pengelolaan laut berbasis masyarakat

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik penyelenggaraan ASEAN-ID Blue di daerahnya.

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pengelolaan potensi kelautan mengingat Banyuwangi memiliki garis pantai yang panjang serta kekayaan sumber daya bahari.

Model pembangunan yang diterapkan Banyuwangi menggabungkan konservasi lingkungan, pengembangan wisata bahari, sektor perikanan, serta pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling mendukung. 

Pendekatan ini menjadi salah satu alasan Banyuwangi mendapat perhatian dunia.

Baca juga: Baca juga:

Delegasi kunjungi destinasi bahari Banyuwangi

Selama forum berlangsung, para delegasi dari berbagai negara tidak hanya mengikuti diskusi mengenai ekonomi biru, tetapi juga mengunjungi sejumlah destinasi bahari unggulan di Banyuwangi.

Beberapa lokasi yang menjadi tujuan kunjungan antara lain Kampung Nelayan Merah Putih dan Bangsring Underwater. 

Kedua kawasan tersebut menampilkan contoh pengelolaan wisata bahari yang mengutamakan konservasi laut sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

Baca juga: Baca juga:

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
  • Eddy Soeparno Dukung Implementasi B50 Perkuat Kemandirian Energi RI
  • Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
  • Aliansi MPR Pastikan Gelar Aksi Lanjutan Usai Demo di Jalan Medan Merdeka Selatan
  • Kembali Menguatnya Usulan Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang
  • Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
  • Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah
Konten Rekomendasi
  • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
  • Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas
  • Piala Dunia 2026: Perancis Lebih Jago dari Inggris saat Tampil di Perebutan Peringkat 3
  • Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT
  • Promo Superindo Periode 17-19 Juli 2026, Telur Harga Spesial Mulai Rp 26.000