Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi!

Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi

Waktu: 2026-09-12 20:41:53 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 457x

Warga setempat sempat dibuat heboh oleh teriakan korban dan lekas bergotong-royong membantu memadamkan api yang membakar tubuh YL dengan menyiramkan air seadanya.

Sementara itu, pelaku yang berusaha kabur langsung dihajar massa sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Sunggal yang tiba di lokasi kejadian.

"Semalam sudah diperiksa, hasilnya pelaku ini stres ditinggal istrinya yang sudah nikah lagi. Lalu, dia merasa enggak adil karena ayahnya lebih memperhatikan ibu tiri," ungkap Herman membeberkan hasil pemeriksaan sementara.

Beruntung, nyawa sang ayah masih dapat diselamatkan dari kobaran api. Korban kini tengah menjalani masa pemulihan setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

"Nah, untuk kondisi korban alami luka bakar di kaki dan tangan. Sempat dibawa ke rumah sakit cuma ini sudah pulang di rumah," tambahnya merinci kondisi kesehatan korban.

Kini, pelaku yang hasil tes urinenya dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba tersebut telah resmi ditahan di sel tahanan Polsek Sunggal guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sempat Ngamuk dan Rusak Dua Angkot

Di lain pihak, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Lalang, Nanda Amri, mengungkapkan bahwa beberapa saat sebelum nekat membakar sang ayah, pelaku ternyata sempat membuat keributan di kawasan Simpang Kampung Lalang.

"Ada dua angkutan yang dirusaknya. Enggak tahu ribut soal apa. Tiba-tiba pelampiasannya ke orangtua," ucap Nanda saat memberikan keterangan.

Nanda menuturkan, riwayat konflik antara anak dan ayah ini sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Pelaku diketahui sempat terlibat cekcok mulut karena memaksa orangtuanya untuk membelikan sebuah mobil.

"Padahal ekonomi keluarganya sulit. Memang meresahkan dia ini karena residivis, bolak balik masuk penjara. Masalah kekerasan dan narkoba," ujarnya menutup pembicaraan.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah
  • Bias Nasionalisme Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol
  • Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
  • Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
  • Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
  • 43 PKL di Jaktim Jalani Sidang Tipiring Usai Berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan
  • 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
  • Program PHINLA Ubah 283 Ton Sampah Jadi Sumber Pendapatan Warga Jakarta
Konten Rekomendasi
  • Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
  • Hadapi Kekeringan Dampak El Nino, Cak Imin Singgung Pola Irigasi dan Kesehatan
  • Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
  • Detik-detik Ekskavator Tercebur ke Kali Cakung Lama Jakut, Operator Sempat Hindari Kanopi Rumah
  • Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya
  • Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki