Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi!

Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi

Waktu: 2026-07-29 18:06:19 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 457x

Warga setempat sempat dibuat heboh oleh teriakan korban dan lekas bergotong-royong membantu memadamkan api yang membakar tubuh YL dengan menyiramkan air seadanya.

Sementara itu, pelaku yang berusaha kabur langsung dihajar massa sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Sunggal yang tiba di lokasi kejadian.

"Semalam sudah diperiksa, hasilnya pelaku ini stres ditinggal istrinya yang sudah nikah lagi. Lalu, dia merasa enggak adil karena ayahnya lebih memperhatikan ibu tiri," ungkap Herman membeberkan hasil pemeriksaan sementara.

Beruntung, nyawa sang ayah masih dapat diselamatkan dari kobaran api. Korban kini tengah menjalani masa pemulihan setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

"Nah, untuk kondisi korban alami luka bakar di kaki dan tangan. Sempat dibawa ke rumah sakit cuma ini sudah pulang di rumah," tambahnya merinci kondisi kesehatan korban.

Kini, pelaku yang hasil tes urinenya dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba tersebut telah resmi ditahan di sel tahanan Polsek Sunggal guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sempat Ngamuk dan Rusak Dua Angkot

Di lain pihak, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Lalang, Nanda Amri, mengungkapkan bahwa beberapa saat sebelum nekat membakar sang ayah, pelaku ternyata sempat membuat keributan di kawasan Simpang Kampung Lalang.

"Ada dua angkutan yang dirusaknya. Enggak tahu ribut soal apa. Tiba-tiba pelampiasannya ke orangtua," ucap Nanda saat memberikan keterangan.

Nanda menuturkan, riwayat konflik antara anak dan ayah ini sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Pelaku diketahui sempat terlibat cekcok mulut karena memaksa orangtuanya untuk membelikan sebuah mobil.

"Padahal ekonomi keluarganya sulit. Memang meresahkan dia ini karena residivis, bolak balik masuk penjara. Masalah kekerasan dan narkoba," ujarnya menutup pembicaraan.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Rundown Hari Pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Ada Tahiti 80
  • Dedi Mulyadi Ingatkan Bahaya Anak Terlalu Lama Bermain Gawai
  • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
  • Satu per Satu Toko Buku Independen Hong Kong Dibungkam, 5 Orang Ditangkap
  • Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim
  • Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
  • Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
  • Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara
Konten Rekomendasi
  • Kemarahan Legenda Serie A atas Wasit di Laga Inggris vs Argentina: Memalukan!
  • Gempa M 5,4 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
  • HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
  • Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
  • Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
  • Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri