Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar!

Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar

Waktu: 2026-07-29 19:10:32 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 957x

Polres Bogor mengungkap peredaran narkotika berbentuk cairan atau cartridge vape dan Happy Water di Kabupaten Bogor. Satu orang pengedar ditangkap.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan modus narkotika berbentuk cairan vape yang mengandung etomidate itu merupakan modus jenis baru dalam peredaran di Kabupaten Bogor. Barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan ini berupa 65 cartridge atau cairan rokok elektrik dan 70 bungkus Happy Water.

"Saya jelaskan ini yang cukup menonjol, terkait narkotik varian baru yaitu etomidate dan Happy Water. Nah ini temuan baru di mana sebelum-sebelumnya kita tidak pernah mengungkap etomidate. Nah ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor," kata Wikha saat menggelar konferensi pers, Senin .

"Petugas mengamankan 1 pelaku berinisial EJ dengan barang bukti 65 cartridge etomidate dan 70 bungkus Happy Water," imbuhnya.

Saat ini, Satnarkoba Polres Bogor sudah mengungkap tiga kasus terkait etomidate dan Happy Water dalam tiga bulan terakhir. Pengungkapan ini, kata Wikha, merupakan yang pertama di Jawa Barat.

"Jadi dijelaskan oleh kasat narkoba bahwa pengungkapan kasus terkait etomidate ini, di Polda Jawa Barat baru Satuan Narkoba Polres Bogor yang pertama mengungkap kasus ini," kata Wikha.

Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor mengungkap 74 kasus dan mengamankan 95 tersangka terkait peredaran narkoba selama tiga bulan terakhir. Barang bukti berupa tiga kilogram sabu, 1.068.900 butir obat keras terbatas , 65 buah pods getar, 70 bungkus Happy Water, dan 1.193 butir pil ekstasi.

"Jadi selama tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor telah membongkar 74 kasus peredaran narkoba dan mengamankan 95 orang tersangka," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat menggelar pers release, Senin .

"Terdiri dari 91 orang berjenis kelamin laki-laki dan 4 pelaku berjenis kelamin perempuan," sambungnya.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
  • Pelabuhan Petrokimia Gresik Perkuat Logistik Pupuk Lewat Digitalisasi
  • Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
  • 3 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
  • Pemkab Sigi Ajukan Pembangunan 199 Huntara Tahap II bagi Korban Gempa
  • SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
  • Pemkab Buleleng Berencana Gabung 4 Sekolah demi Efektivitas Pendidikan
  • Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M
Konten Rekomendasi
  • Kebiasaan Duduk Lama Saat Scrolling Bisa Ganggu Fungsi Otak, Olahraga Jadi Penyeimbang
  • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
  • KPK Temukan Uang, Valas hingga Perhiasan Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Etik
  • Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
  • Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri
  • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar