Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam!

Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam

Waktu: 2026-09-12 20:41:10 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 738x

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melintas di perlintasan kereta api. Sepeda motor tersebut kemudian tertabrak kereta barang yang melaju dari arah barat menuju timur. Korban meninggal berinisial HRA , warga Kaliasin, Kecamatan Semarang Utara. Dua korban lainnya, yakni ZIA dan Rujito , mengalami luka pada bagian kepala dan menjalani perawatan medis.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh jajaran," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Senin .

Menurutnya, peristiwa tersebut sangat mengetuk hati, terlebih terjadi saat anak-anak hendak berangkat sekolah pada awal tahun ajaran baru. Dia mengajak masyarakat mendoakan korban meninggal, serta kesembuhan bagi dua korban yang masih dirawat.

"Kita doakan yang sudah mendahului mendapatkan husnul khatimah. Kemudian yang masih dirawat semoga segera dipulihkan," ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, pada kesempatan itu Luthfi menyerahkan bantuan dan memastikan Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan rumah sakit terkait perawatan dua korban.

"Rumah sakit saya perintahkan untuk membantu penuh. Nanti Dinas Kesehatan berkoordinasi agar penderitaan keluarga itu dapat diringankan," tegasnya.

Berdasarkan keterangan Kepolisian, petugas penjaga perlintasan telah menutup palang pintu dan memberikan peringatan kepada pengendara. Namun, pengendara sepeda motor tetap melintasi rel kereta. Akibatnya, kendaraan bagian belakang kendaraan tertabrak kereta.

Tabrakan tersebut membuat ketiga korban dan sepeda motor terpental hingga ke pembatas jalan. Saat evakuasi, para korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kemudian dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang.

Luthfi meminta peristiwa tersebut menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Masyarakat diminta tidak menerobos ketika petugas telah memberikan peringatan maupun ketika sirine perlintasan berbunyi.

"Apabila sudah ada tanda-tanda dari petugas, apalagi bunyi peringatan, palang pintu belum turun pun harus berhenti," katanya.

Dia mengingatkan, kecepatan dan jarak kereta api sulit diperkirakan oleh pengendara. Karena itu, kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa.

"Ini menjadi perhatian kita agar tidak terulang kembali," tutupnya.

Lihat juga Video 'Kronologi Mobil Ditumpangi Pelajar Tertabrak KA di Lampung Utara':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • MVP SEA V Cup 2026 Sentil Timnas Voli Indonesia Usai Takluk dari Kamboja
  • Mengenal Falkland atau Malvinas, Jadi Sorotan Usai Laga Argentina vs Inggris
  • 14 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan, BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih
  • Salah Kaprah Modifikasi CVT Skutik, Malah Bikin BBM Boros
  • Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
  • Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
  • Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
Konten Rekomendasi
  • Dari Rocafonda ke Final Piala Dunia 2026, Nama Lamine Yamal Simpan Kisah Haru
  • Hakim: Roy Suryo Salahgunakan Praperadilan untuk Tunda Sidang Pokok Perkara
  • Kisah Kelam Gigi Palsu George Washington, Presiden Pertama AS
  • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
  • Satu per Satu Toko Buku Independen Hong Kong Dibungkam, 5 Orang Ditangkap
  • Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI