Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Buka LCC 4 Pilar MPR Papua Barat Daya, Anggota MPR Tekankan soal Persatuan!

Buka LCC 4 Pilar MPR Papua Barat Daya, Anggota MPR Tekankan soal Persatuan

Waktu: 2026-07-29 18:05:24 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 587x

Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Robert Joppy Kardinal membuka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua Barat Daya, di Aimas Convention Centre, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, hari ini.

Robert menegaskan LCC Empat Pilar MPR bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana membangun semangat kebangsaan, memahami nilai-nilai luhur bangsa, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait pemahaman dan implementasi nilai-nilai Empat Pilar MPR, Robert menilai peserta harus berpegang pada dua hal di Papua. Pertama, ungkapan yang hidup di tengah masyarakat Papua, yakni "satu tungku banyak batu". Ungkapan tersebut menggambarkan pentingnya saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.

"Indonesia berdiri bukan karena memiliki kesamaan, melainkan karena adanya kesepakatan untuk hidup dalam keberagaman. Perbedaan suku, bahasa, adat, budaya, dan agama justru menjadi kekuatan yang memperkokoh persatuan bangsa sesuai nilai-nilai Empat Pilar MPR RI," jelasnya, Sabtu .

Kedua, Robert mengajak generasi muda meneladani perjuangan para pahlawan nasional, termasuk pahlawan asal Papua, Frans Kaisiepo.

"Keberanian beliau mengibarkan sang merah putih di tanah Papua, mengangkat harga diri bangsa dan harapan akan persatuan dan cita-cita agar seluruh anak bangsa dapat hidup dalam negara yang merdeka berdaulat adil dan makmur," tegasnya.

Menurutnya, peserta LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Papua Barat Daya yang mampu memadukan nilai-nilai filosofis masyarakat Papua dengan keteladanan para pahlawan bangsa akan tumbuh menjadi calon pemimpin yang berkarakter dan mencintai Indonesia.

Robert menambahkan, LCC Empat Pilar MPR RI merupakan investasi kebangsaan di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta terus belajar, menjunjung tinggi kejujuran, serta membawa nama baik Papua Barat Daya hingga tingkat nasional. Ia juga mengingatkan pentingnya mencintai daerah asal sebagai langkah awal mencintai Indonesia serta menjaga persaudaraan dan persatuan sebagai modal utama membangun bangsa.

Sekolah Terbaik Akan Wakili Provinsi di Final Nasional

Robert mengungkapkan penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI tahun 2026 merupakan rangkaian kompetisi nasional yang melibatkan seluruh provinsi di Indonesia.

Kegiatan yang dimulai sejak 31 Maret 2026 itu menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda. Nantinya, tim terbaik dari setiap provinsi akan bertanding pada grand final di Jakarta pada Agustus 2026.

Penyelenggaraan final Provinsi LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Papua Barat Daya diikuti sembilan sekolah lanjutan atas dan sederajat dari seluruh wilayah Provinsi Papua Barat Daya. Adapun kesembilan sekolah ini yakni, SMAN 3 Kota Sorong, SMAS Averos Kota Sorong, MAN Kota Sorong, SMAN 2 Kabupaten Sorong, SMAN 5 Kabupaten Sorong, SMK Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong, SMKN 1 Kabupaten Sorong, SMAN 2 Kota Sorong dan SMKN 2 Sorong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI Dapil Provinsi Papua Barat Daya Paul Finsen Mayor, S.IP, CM., NNLP, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya Adolof Kambuaya, S.H., M.Si, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI Dr. Wachid Nugroho, S.IP., M.IP dan para guru pendamping sekolah peserta.

Hadir pula dewan juri yakni, Lektor Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Dr. Nursalim, M.Pd, Dosen/Lektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Dr. Firman, M.Pd, dan Dosen/Lektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Yoga Andriyan, M..I.P.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan
  • Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
  • Polisi Ungkap Tersangka Sempat Bertanya ke AI Usai Buat ASN BPN Nias Tewas Jatuh dari Apartemen Medan
  • Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah
  • Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?
  • Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
  • Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita
  • Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan
Konten Rekomendasi
  • JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
  • Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
  • Jaringan Kriminal India Jadi Ancaman Global, FBI Ikut Turun Tangan
  • Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
  • Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
  • Viral Maling Motor Panjat Rumah di Depok, 2 Orang Ditangkap