Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak!

BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak

Waktu: 2026-07-29 19:07:01 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 607x

Perdana Menteri Irak Ali Al Zaidi dijadwalkan bertemu pejabat tinggi Pemerintah AS dan para eksekutif perusahaan energi dalam forum tersebut.

Pertemuan bisnis itu diperkirakan menghasilkan lebih dari 60 miliar dollar AS dalam bentuk perjanjian dan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara perusahaan asal AS dan Pemerintah Irak.

Sumber yang sama menyebut investasi dari BP, ConocoPhillips, dan sejumlah perusahaan lain diperkirakan mencapai miliaran dollar AS, bahkan berpotensi menembus puluhan miliar dollar AS. Nilai investasi masing masing perusahaan belum diungkapkan.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari strategi AS memperbesar investasi di sektor energi Irak, meningkatkan produksi minyak negara itu, serta mendiversifikasi jalur ekspor energi.

Langkah itu dinilai penting karena Selat Hormuz masih menjadi salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Sebelum konflik terbaru di kawasan, sekitar 20 persen perdagangan minyak global melintasi selat tersebut. Jalur itu kembali menjadi sorotan setelah ketegangan antara AS dan Iran meningkat.

BP sendiri telah beroperasi di Irak selama hampir satu abad. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan itu berfokus mengembangkan ladang minyak Rumaila, salah satu ladang minyak terbesar di dunia.

Pada 2025, BP juga menyelesaikan kesepakatan dengan Pemerintah Irak untuk mengembangkan kembali sumber daya minyak dan gas di Kirkuk. Proyek tersebut mencakup wilayah Baba dan Avanah di Ladang Kirkuk, serta ladang Bai Hassan, Jambur, dan Khabbaz.

Irak juga terus menarik investasi dari perusahaan energi global untuk meningkatkan produksi minyak dan gas, sekaligus mempercepat pengembangan cadangan gas alam.

Pada Kamis (16/7/2026), Ali Al Zaidi bertemu dengan perwakilan Halliburton, Shell, Honeywell, Weatherford, dan Baker Hughes di Houston.

Menurut keterangan resmi kantor Perdana Menteri Irak, pertemuan itu membahas peluang investasi, alih teknologi, serta keterlibatan perusahaan perusahaan tersebut dalam proyek energi berskala besar di Irak.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
  • Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
  • Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
  • Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
  • Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang
  • Anwar Ibrahim Ungkap Dana Pensiun Malaysia Rugi Rp 875 M Buntut Kasus eFishery
  • Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa
  • Viral Pemotor Tak Pakai Helm Nyelonong Masuk Tol Jagorawi
Konten Rekomendasi
  • Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, Ratusan Kayu Illegal Logging Disita
  • Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
  • Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
  • Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli
  • Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
  • Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim