Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mendiktisaintek: Kami Sangat Berharap Kesejahteraan Dosen Meningkat!

Mendiktisaintek: Kami Sangat Berharap Kesejahteraan Dosen Meningkat

Waktu: 2026-07-29 19:08:02 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 101x

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan harapannya agar kesejahteraan dosen di Indonesia meningkat.

"Memang tentu kami sangat berharap kesejahteraan dosen ini meningkat. Saya juga dosen dulu, dosen menjadi pertama kali memang di Indonesia sangat rendah," ujar Brian dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, dikutip dari siaran Youtube TVR Parlemen, Kamis (16/7/2026).

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisantek) sendiri telah mendata take home pay atau gaji dari dosen di setiap perguruan tinggi negeri (PTN).

Namun, ia menyinggung berbagai jenis penghasilan dosen yang terpisah di luar gaji atau take home pay.

"Memang rezim gaji di Indonesia ini kan memang di-split (dipisah) banyak ya. Kalau di negara lain di-buck satu langsung kirim. Nah di Indonesia ini di-split banyak, kita ada gaji pokok, ada tunjangan fungsional, ada serdos (sertifikasi dosen), ada tunjangan kehormatan yang GB (guru besar, itu basic-nya," jelas Brian.

Di luar itu, masih ada tunjangan kepada dosen yang berbeda-beda dari masing-masing perguruan tinggi.

Belum lagi insentif publikasi, honor penelitian, hingga tunjangan mengajar yang diterima masing-masing dosen tidak setiap bulan.

Oleh karena itu, Kemendiktisaintek tengah menata hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan dosen.

"Kadang-kadang memang diterimanya itu tidak per bulan, kadang-kadang di akhir semester besar begitu. Nah memang kadang-kadang untuk yang dosen muda, yang barangkali masih harus menyicil mobil atau rumah agak berat," ujar Brian.

"Nah ini yang sedang kami tata," sambungnya.

Kemendiktisaintek, kata Brian, juga telah mengimbau para rektor untuk bisa meningkatkan kesejahteraan dosen di masing-masing perguruan tinggi.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Prabowo Buka Sidang Kabinet: Kita Evaluasi Apa yang Sudah Dikerjakan
  • Sungai Kampar di Riau Tercemar Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Walhi: Aparat Harus Cepat Bertindak
  • Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
  • Jaga Jakarta On The Spot, Polres Jaksel Serap Aspirasi dan Bagi Bansos
  • Menkop: Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang di Desa
  • 1,2 Juta NIK Warga Jateng Dicuri, Dinsos: Kami Sudah Menerapkan SOP
  • Kurang dari 6 Jam, Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembakaran 11 Rumah
  • Terungkap Peran 2 Tersangka Wanita Terkait Tewasnya ASN BPN Nias di Apartemen Medan
Konten Rekomendasi
  • 6,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026
  • Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
  • Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di RBR 2026
  • Bamsoet Dorong Tarung Derajat Jadi Pilar Ketahanan Mental Generasi Muda
  • Pertalite Langka di Sumut karena Konsumen Pertamax Beralih? Ini Analisis Pengamat
  • Harga Ethereum Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Ikuti Pasar Kripto