Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Berbeda dari Standar Piala Dunia 2026, UEFA Batasi VAR untuk Kasus Simulasi!

Berbeda dari Standar Piala Dunia 2026, UEFA Batasi VAR untuk Kasus Simulasi

Waktu: 2026-07-29 19:07:41 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 922x

Pertama, untuk membatalkan kartu kuning bek Amerika Serikat, Tim Ream, dan menggantinya dengan hukuman untuk Miguel Almiron dari Paraguay karena simulasi.

Kasus kontroversial lainnya terjadi pada laga perempat final saat Swiss melawan Argentina, di mana Breel Embolo diusir dari lapangan setelah VAR meninjau tekel Leandro Paredes.

Perbedaan Tafsir Subjektivitas dan Fakta

Melansir dari BBC Sport, UEFA berpandangan bahwa kesalahan identitas pemain adalah keputusan faktual yang tidak memerlukan wasit untuk memantau monitor.

Sebaliknya, menilai simulasi adalah hal subjektif.

Sebagai perbandingan, Pierluigi Collina selaku kepala wasit FIFA pernah merujuk insiden final Euro 2016 saat wasit Mark Clattenburg salah memberikan keputusan handball kepada Laurent Koscielny.

Padahal FIFA menegaskan VAR seharusnya bisa mengoreksi kejadian itu menjadi tendangan bebas untuk Perancis.

Bek Timnas Jerman, Nathaniel Brown, dan gelandang Timnas Paraguay Miguel Almiron, berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Paraguay di Boston Stadium, Foxborough, pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. FRANCK FIFE/AFP Bek Timnas Jerman, Nathaniel Brown, dan gelandang Timnas Paraguay Miguel Almiron, berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Paraguay di Boston Stadium, Foxborough, pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.

Kekhawatiran Liga Domestik dan Kebijakan Lainnya

Banyak liga domestik mengkhawatirkan aturan ini bisa memicu "kekacauan" jika setiap kartu kuning ditinjau ulang.

Selain itu, badan pengatur sepak bola Eropa juga menolak opsi intervensi untuk kartu merah terkait pemain yang menutupi mulut saat konfrontasi, seperti insiden yang melibatkan Piero Hincapie dari Ekuador di turnamen sebelumnya.

Kepala wasit dari 54 negara anggota akan segera membahas penggunaan teknologi ini lebih lanjut.

Sementara itu, liga domestik diprediksi akan mengikuti langkah UEFA untuk membatasi intervensi VAR hanya pada tinjauan faktual guna menjaga stabilitas permainan.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
  • Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
  • Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
  • Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
  • Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite
  • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup
Konten Rekomendasi
  • Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
  • Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski
  • Rumah Kepala BPKAD Sukoharjo Digeledah KPK, Satu Koper Dibawa
  • Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan
  • Pelaku Begal Pembacok Pria di Koja Jakut Tinggalkan Gancu, Polisi Kantongi Identitasnya
  • INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya