Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?!

Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?

Waktu: 2026-09-12 20:41:25 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 800x

Diduga Berasal dari Listrik Statis

Raymond menjelaskan, anggapan tersebut kemungkinan muncul karena adanya fenomena listrik statis atau listrik kinetis.

Sebagai contoh, saat sebuah benda digesekkan ke rambut, rambut bisa berdiri akibat adanya muatan listrik statis.

"Itu biasanya kejadian karena listrik kinetis. Kayak kita gesek-gesek benda atau balon saja, terus taruh ke rambut. Kan rambutnya bisa berdiri sendiri," kata Raymond.

Namun, menurut dia, fenomena tersebut tidak ada kaitannya dengan kemampuan smart key memancarkan sinyal.

"Secara teknis itu enggak bisa. Sampai sekarang juga belum ada yang membuktikan. Jadi kalau ngomong secara faktanya, ya itu enggak benar," ujarnya.

Raymond Lie - Komandan Key kompas.com/nanda Raymond Lie - Komandan Key

Kekuatan Sinyal Bisa Diukur

Raymond mengatakan, kondisi smart key sebenarnya dapat diperiksa menggunakan alat khusus.

Melalui alat tersebut, teknisi bisa mengetahui apakah baterai masih dalam kondisi baik, berapa besar tegangan yang dihasilkan, hingga frekuensi sinyal yang dipancarkan.

"Kita ada alat tes untuk mengukur berapa voltasenya, frekuensinya berapa. Semua bisa dibaca," kata Raymond.

Karena itu, ia menegaskan bahwa kekuatan sinyal smart key tidak bisa dipulihkan hanya dengan menggesekkannya ke kepala atau bagian tubuh lainnya.

"Kalau sekadar cuma pakai begitu, ya enggak bisa," ujar Raymond.

Smart Key Mulai Lemah

Apabila jarak deteksi smart key mulai berkurang atau tombol remote tidak lagi responsif, pemilik mobil sebaiknya memeriksa kondisi baterai terlebih dahulu.

Sebab, penyebab paling umum sinyal smart key melemah adalah daya baterai yang mulai habis, bukan karena gangguan pada sinyal yang bisa dipulihkan dengan cara-cara tertentu.

Dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat yang tepat atau mengganti baterai jika diperlukan, fungsi smart key dapat kembali bekerja secara normal.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
  • Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam
  • 1,2 Juta NIK Warga Jateng Dicuri, Dinsos: Kami Sudah Menerapkan SOP
  • Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun
  • Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
  • [POPULER GLOBAL] Pentagon Cemas Perang Iran Meluas | Spanyol Juara Piala Dunia
  • AS Bombardir Iran 6 Jam, Teheran Balas Gempur Pangkalan Militer AS
  • Asosiasi Desa Harap KDKMP Bisa Bangun Produktivitas-Genjot Ekonomi Warga
Konten Rekomendasi
  • 3 Flyover Baru Bakal Dibangun di Surabaya, Menunjang Operasional SRRL
  • Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka
  • Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
  • Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus Memanas
  • Tabrak Tong Sampah saat Kabur, 2 Maling Motor Diamuk Massa di Jaksel
  • Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik