Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tim SAR Cari Pria Tenggelam Saat Berenang Pakai "Styrofoam" di Waduk Jatiluhur!

Tim SAR Cari Pria Tenggelam Saat Berenang Pakai "Styrofoam" di Waduk Jatiluhur

Waktu: 2026-09-12 22:31:42 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 871x

Seorang pria tenggelam di kawasan Waduk Jatiluhur, tepatnya di wilayah Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat saat berenang dengan alat apung styrofoam ke keramba. Kantor SAR Bandung melakukan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana menyampaikan bahwa tim menerima laporan pada Jumat (1/17/2026) sekitar pukul 05.00 WIB dari Kasat Polairud Polres Purwakarta, AKP Jamal Nasir.

Tim kemudian melakukan koordinasi dengan UUS Karawang dan Satpolairud Polres Purwakarta.

Setelah dinyatakan valid, Kantor SAR Bandung memberangkatkan tim rescue dari USS Karawang menuju lokasi kejadian, lengkap dengan peralatan SAR air, alat komunikasi, serta peralatan keselamatan personel guna mendukung proses pencarian.

"Setelah menerima informasi dan memastikan validitas kejadian, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Karawang untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban," kata Ade dalam keteranganya, Sabtu (18/7/2026).

Dari informasi yang diterima, perstiwa korban tenggelam ini terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar 17.30 WIB.

Korban berenang dari keramba menuju keramba lainnya dengan menggunakan alat apung berupa styrofoam.

Namun, saat berada di antara dua keramba, alat apung tersebut terlepas sehingga korban tenggelam. Hingga saat ini, korban belum ditemukan.

Korban diketahui bernama Riyanto (21), warga Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.

Tim Rescue USS Karawang tiba di lokasi dan selanjutnya melaksanakan operasi pencarian bersama unsur yang terlibat, yaitu Satpolairud Polres Purwakarta.

Operasi didukung dengan satu unit rescue car double cabin, satu set peralatan SAR air, alat komunikasi, serta APD personel.

"Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan alat pelindung diri seperti pelampung, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk meminimalisir risiko kecelakaan di perairan," kata Ade.

Operasi SAR akan terus dilaksanakan hingga korban ditemukan atau sesuai dengan prosedur operasi pencarian dan pertolongan yang berlaku.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Polisi Pantau JPO Grogol Usai Video Dugaan Eksibisionis Viral
  • Pembangunan Tahap II IKN Dikebut, 16 Paket Siap Lelang
  • Pelaku Penusukan Acak Beraksi di 5 Lokasi di Tangerang
  • Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?
  • Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
  • Konser Akbar Monas Sediakan 8 Kantong Parkir, Tampung 5.020 Kendaraan
  • Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
  • Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus
Konten Rekomendasi
  • Kondisi Kamar Ternyata Bisa Ungkap Kualitas Hubungan, Ini Kata Penelitian
  • Penarikan Manfaat JHT BPJS Ketenagakeraan Bisa Kena Pajak Progresif, Simak Aturannya
  • Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
  • Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup
  • Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
  • Janji Kejagung Transparan dalam Menangani Kasus Eks Jampidsus Febrie