Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap!

Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap

Waktu: 2026-07-29 19:06:16 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 115x

Seorang anak berumur 3 tahun di wilayah Kasemen, Kota Serang, Banten, diduga kecanduan rokok. Orang tua anak tersebut pun sudah menyerah dan meminta pertolongan pengobatan.

Dilihat dari video yang dikirim, terlihat anak kecil itu membawa sebatang rokok yang menyala. Kemudian, ia mengisap rokok tersebut dan membuang asapnya.

Terdengar suara beberapa orang lain di video tersebut. Orang-orang itu tak melarang malah meminta anak itu mengembuskan asapnya.

Kepala Rumah Singgah Fesbuk Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan pihaknya dihubungi oleh orang tua dari anak tersebut. Orang tua ini ingin anaknya kembali sehat namun terkendala biaya.

"Keluarga menghubungi Relawan Fesbuk Banten untuk meminta pendampingan. Orang tua mengaku telah berupaya melarang dan mengawasi anak, namun belum berhasil. Keterbatasan biaya juga membuat keluarga belum dapat mengakses layanan pendampingan psikolog secara mandiri," kata Lulu, Sabtu .

Menurut Lulu, anak tersebut telah sekitar tiga bulan kecanduan rokok. Awalnya, ia meniru kebiasaan orang-orang di sekitarnya.

"Anak mengambil puntung rokok yang masih menyala, lalu mengisapnya. Seiring waktu, kebiasaan itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi ketika menemukan puntung rokok yang masih tersisa," ujar Lulu.

Relawan Fesbuk Banten bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Banten mendatangi rumah anak itu di Kampung Kenari, Kasemen. Petugas telah melakukan asesmen awal terhadap anak tersebut.

"Keluarga menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menghentikan kebiasaan tersebut, mulai dari menegur, melarang, hingga memperketat pengawasan. Namun, pada usia dini anak berada dalam fase meniru perilaku yang dilihat setiap hari, sehingga kebiasaan tersebut masih berulang," ujarnya.

Lulu menyebut pihaknya bersama dengan dinas terkait akan mendampingi anak tersebut agar bisa sembuh dari ketergantungan merokok.

"Hasil asesmen ini akan menjadi dasar pendampingan lanjutan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi tumbuh kembang anak," katanya.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
  • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
  • Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa
  • Viral karena Disebut Mirip "Yesus", Penjual Kambing Asal Kota Batu Sempat Ragu Bikin Konten
  • Iran Kecam Serangan AS Dekat RS Kanker Anak: Barbar!
  • Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri
  • Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali
  • Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU LLAJ, Hak Kewajiban Ojol Diatur Terpisah
Konten Rekomendasi
  • Belum Beroperasi, SPPG di Mojokerto Dibobol Maling, Polisi Amankan Pencuri dan Penadah
  • Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus
  • Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia
  • Besok, Prabowo Akan Resmikan "Groundbreaking" Proyek Blok Masela
  • Mengapa BBM Lebih Sering Langka di Luar Jawa? Ini Analisis Pengamat
  • Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen