Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi!

Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi

Waktu: 2026-07-29 19:12:27 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 524x

Ia begitu meresapi saat bercerita mengenai sosok yang selama ini menjadi kepala keluarga, sekaligus tempat bersandar bagi dirinya dan kedua anak mereka.

Bagi Fitria, Serda Hengki bukan hanya seorang prajurit TNI. Ia adalah suami yang bertanggung jawab, dan selalu mengutamakan keluarga.

"(Serda Hengki) sosok bapak yang baik. Bapak tanggung jawab, kepala keluarga tanggung jawab," ucap Fitria, Jumat (17/7/2026).

Setiap hari, kata Fitria, suaminya berangkat dan pulang bekerja menggunakan motor.

Rumah Serda Hengki bearada di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Sementara tempatnya berdinas yakni di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Puspalad, Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Jarak rumah Serda Hengki dari Gupusmu II Pusat Puspalad kurang lebih 45 kilometer.

"Tiap hari pulang, naik motor motor," ujarnya.

Pagi terakhir bersama Serda Hengki

Pagi itu, Kamis (16/7/2026), Serda Hengki berpesan kepada istrinya untuk seimbang menjalani hidup.

"Ya cuma kalau pesannya bapak ya kalau kerja yang baik-baik, kalau sudah kerja ya kerja, waktunya pulang istirahat. Kalau memang waktunya kerja maksimalkan kerja," lanjutnya.

Pesan itu bukan hanya ditujukan kepada dirinya sebagai seorang bidan, tetapi juga menjadi prinsip hidup yang selalu dipegang Serda Hengki.

"Kalau saya dinasihati ya sama, hati-hati," ucapnya.

Momen terakhir bersama sang suami masih melekat kuat dalam ingatan Fitria. Pagi itu, ia memperhatikan setiap aktivitas Hengki sebelum berangkat dinas.

"Pagi, sebelum berangkat kerja masih tak liatin terus, salat masih tak liatin," tuturnya.

Sebelum Serda Hengki berangkat kerja, dirinya masih menyiapkan sarapan dan mengantar keberangkatan suaminya dengan pandangan mata, hingga motor yang dikendarai Serda Hengki tak lagi terlihat.

Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan Serda Hengki Noto Susanto gugur, sementara enam prajurit lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Caruban.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika
  • BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK
  • Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
  • Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
  • Regulasi U23 Dicabut, Persib Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto
  • Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP
  • Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
  • Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih
Konten Rekomendasi
  • Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
  • Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
  • Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
  • Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu hingga 1.193 Pil Ekstasi
  • Pertamina: Stok Pertalite Nasional 15 Hari, Masyarakat Jangan Khawatir
  • SMAN 3 Kota Sorong Juara LCC Empat Pilar MPR Papua Barat Daya