Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang!

Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang

Waktu: 2026-07-29 19:07:07 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 131x

Banjir dahsyat menerjang Provinsi Nuristan, Afghanistan. Bencana tersebut menyebabkan lebih dari 100 orang dilaporkan hilang, sementara puluhan orang lainnya tewas dan terluka.

Dilansir AFP, Selasa , Badan Nasional Penanggulangan Bencana Afghanistan menyatakan sedikitnya 20 jenazah telah ditemukan. Selain itu, lebih dari 80 orang mengalami luka-luka akibat banjir.

ANDMA menyebut korban jiwa ditemukan di ibu kota Provinsi Nuristan, Parun, serta sejumlah wilayah lain di provinsi yang berbatasan dengan Pakistan tersebut.

Kantor Gubernur Nuristan mengungkapkan sejumlah pejabat daerah turut menjadi korban. Wali Kota Parun beserta beberapa pegawai pemerintah dilaporkan masih hilang.

"Sembilan jenazah telah ditemukan," kata Juru Bicara Gubernur Nuristan, Feraidon Samim.

Samim maupun ANDMA sama-sama menyebut lebih dari 100 orang hingga kini masih belum ditemukan.

Laporan AFP sebelumnya menggambarkan kawasan Parun sebagai daerah dengan pasar, pertokoan, dan sejumlah bangunan yang berdiri di dekat aliran sungai. Lokasi tersebut diduga menjadi salah satu area yang paling terdampak banjir.

Kepala LSM Shpoul di Parun, Ashiqullah Safi, mengatakan banjir telah menghancurkan pusat pemerintahan kota, sebuah hotel, serta puluhan toko.

Menurutnya, warga setempat kini berupaya mencari korban secara mandiri dengan peralatan yang sangat terbatas. Proses pencarian juga terkendala material berupa bebatuan besar yang terbawa arus banjir dan menutupi sebagian wilayah kota.

Sebelumnya, Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Afghanistan, Mawlavi Mati-ul-Haq Khalis, memperingatkan frekuensi banjir di Afghanistan terus meningkat.

Ia mengatakan persoalan lingkungan telah memberikan dampak besar terhadap masyarakat Afghanistan dan memperburuk krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di negara tersebut.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Terungkap Modus Dugaan Penipuan Berkedok Tes TOEFL Saat MPLS di Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya
  • Aturan Emisi Diperketat, Truk Berat di Korsel Wajib Pangkas Polusi
  • Cerita Sailah, dari Tanah ke Hunian Layak Berkat Bantuan Pemprov Jateng
  • Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic
  • KDMP Bukit Gado-gado Diklaim Strategis Meski Berada di Tanjakan dan Minim Lahan Parkir
  • Istri Kenang Momen Suapan Terakhir Ojol Sebelum Dibunuh di Tangerang
  • Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Pimpinan BGN yang Baru pun Heran Laporan Keuangan Era Dadan Dapat WTP BPK
Konten Rekomendasi
  • Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
  • LPTQ Tangsel Disebut Dapat Dana Hibah Rp 11 Miliar, Pemkot: Cuma Rp 4,75 Miliar
  • Ejekan Messi Gagal Penalti Berujung Pria Bangladesh Tewas
  • Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta
  • Jangan Anggap Sepele Gigi Susu Berlubang, Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
  • Istri Mantan PM Najib Razak Gugat Komedian Malaysia Atas Pencemaran Nama Baik