Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas!

Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas

Waktu: 2026-07-29 19:05:51 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 894x

Kronologi Kejadian, Berawal dari Gonggongan Anjing

Leonardus menjelaskan, peristiwa bermula pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, korban sedang duduk santai sembari meminum kopi bersama adik kandungnya di pondok mereka.

Tiba-tiba, keheningan pagi terganggu oleh suara gonggongan anjing peliharaan korban yang terus-menerus tak jauh dari lokasi pondok. Mendengar hal itu, naluri berburu korban langsung muncul.

"Korban kemudian mengambil peralatan berburu berupa parang, tombak, dan senapan angin," kata Leonardus saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Tanpa rasa curiga, korban langsung bergegas menuju ke arah sumber suara gonggongan anjing yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah atau pondok tempatnya bersantai.

Ditemukan Meninggal Dunia oleh Sang Adik

Kecurigaan mulai muncul setelah beberapa jam berlalu namun korban tak kunjung kembali ke pondok. Sekitar pukul 11.00 Wita, adik korban memutuskan untuk menyusul dan mencari keberadaan kakaknya.

Di tengah perjalanan menyusuri hutan, sang adik berpapasan dengan anjing peliharaan milik korban. Anjing tersebut tampak menunjukkan gelagat tidak biasa dan berjalan menuntun sang adik ke suatu arah.

Adik korban kemudian mengikuti langkah kaki anjing tersebut. Tak lama kemudian, ia terkejut saat menemukan kakaknya sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.

"Adik korban lalu mengikuti anjing yang berjalan menuju ke arah korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Leonardus.

Mengetahui sang kakak sudah meninggal, adik korban langsung berlari kembali ke perkampungan untuk menyampaikan kabar duka tersebut kepada pihak keluarga besar.

Hasil Pemeriksaan Medis, Ada Luka Gigitan Binatang

Mendapat laporan dari warga, jajaran kepolisian dari Polres Sikka langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Olah TKP dipimpin oleh Kasubsektor Nebe Aiptu Sadryanto didampingi Kaur Identifikasi Polres Sikka Aipda Kristoforus Suri bersama Tim INAFIS. Namun, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban ternyata sudah dievakuasi oleh pihak keluarga ke rumah duka.

Petugas medis dari Puskesmas Watubaing, yang terdiri dari dokter Servasius Suwaldus Situ dan seorang perawat, kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

Berdasarkan hasil visum luar oleh tim medis, ditemukan sejumlah luka robek pada bagian tubuh korban yang menjadi penyebab kematian.

"Dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan beberapa luka gigitan binatang yang diduga babi hutan pada tubuh korban," terang Leonardus.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak Polres Sikka sempat berkoordinasi dengan keluarga untuk melakukan proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Kendati demikian, pihak keluarga secara tegas menolak tindakan medis tersebut.

Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menerima insiden berdarah itu murni sebagai sebuah musibah. Penolakan tersebut juga diperkuat dengan penandatanganan surat pernyataan penolakan autopsi oleh perwakilan keluarga.

Saat ini, jenazah pria paruh baya tersebut telah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di RT 008/RW 003, Dusun Wailamung, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Warga Wailamung Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Terapis Spa Surabaya Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Terbukti Kuras Uang Pelanggan Rp 1,2 Miliar
  • Intip Rahasia Diet Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
  • Final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina: Stadion Mulai Ramai, Jurnalis Membludak
  • BI: Likuiditas Perbankan Masih Memadai, Suku Bunga Antarbank Mulai Turun
  • Kenapa Konsumen Masih Saja Terjerat Rayuan Pengembang Nakal?
  • Final SEA V Cup 2026: Kejutan Kamboja, Indonesia Batal Hadapi Thailand
  • Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal
  • Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi
Konten Rekomendasi
  • Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro
  • Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
  • BI: Likuiditas Perbankan Masih Memadai, Suku Bunga Antarbank Mulai Turun
  • Habiburokhman Jadi Ketua Panja Terkait Kasus Febrie Adriansyah
  • Temui Massa Mahasiswa, Plt Warek UINSA: Penunjukan Rektor Kewenangan Menag
  • Nobar Final Piala Dunia di Balai Kota Bogor, Ini Lokasi Parkir Kendaraan