Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung!

Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung

Waktu: 2026-09-13 01:15:42 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 652x

Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, Depok, Jawa Barat . Mencegah kebakaran terulang, Pemerintah Kota Depok meminta pemadam kebakaran untuk rutin menyiram TPA dua kali dalam sehari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok Reni Siti mengatakan kondisi TPA Cipayung saat ini kelebihan beban. Saat ini ada 2,9 juta ton sampah di TPA Cipayung.

"Masih, kalau overload masih, bisa dilihat kan kondisinya. Kita sekarang ini ada 2,9 juta ton sampah yang ada di lingkungan TPA, ya berarti kan memang sehari kita timbulan yang dibuang ke TPA itu kurang lebih sekitar 900 sampai 1.000 ton," ujar Reni kepada wartawan, Kamis .

Reni mengatakan TPA yang kelebihan beban tersebut perlu diantisipasi. Oleh karena itu, ia meminta damkar untuk menyirami TPA dua kali dalam sehari untuk mengantisipasi cuaca panas.

"Nah, ini yang harus kita antisipasi nih ke depan setelah kejadian ini. Makanya nanti ada beberapa hal. Di sini sendiri tadi saya sudah minta tolong ke damkar yang ada di lokasi sini supaya satu hari itu minimal dua kali penyiraman untuk antisipasi karena memang cuaca kan sedang panas, ya," ungkapnya.

"Jadi satu hari dua kali penyiraman ya Pak UPT, minta tolong, nah, itu juga. Dan hari ini kami minta ini tetap disiram sampai pagi," tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB. Titik api berasal dari timbunan bawah sampah.

"Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30 WIB, ya. Dari bawah kayaknya ," ucapnya.

Reni mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas damkar melokalisir agar api tidak menyebar.

"Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar," ungkapnya.

Reni mengatakan per pukul 22.52 WIB api telah padam. Saat ini damkar masih melakukan pendinginan agar tidak timbul percikan api.

"Alhamdulillah sekarang sudah padam, tapi sekarang sedang proses pendinginan, supaya tidak ada percikan api lagi nih, karena pemicunya berarti kan ada. Nanti terus akan kita siram supaya semakin dingin, semakin padam lagi. Karena di dalamnya kita kan enggak tahu ada apa," ungkapnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional
  • Baku Tembak di Festival Toronto: 2 Orang Tewas, 4 Terluka
  • Dunia Bergejolak, Korsel Berupaya Raup Untung Besar dari Senjata
  • Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
  • Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
  • Saham IPO Sering ARA Berkali-kali, Analis Ingatkan Ritel Jangan Terjebak Hype
  • Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM
  • Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana
Konten Rekomendasi
  • Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
  • BP MPR Gelar FGD di Padang, Bahas Amandemen UUD 45 hingga Keadilan Ekonomi
  • NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar
  • Ketahanan Mental Argentina, Buah dari Hidup Sulit Bertahun-tahun
  • Rundown Hari Pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Ada Tahiti 80
  • Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung