Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu!

Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu

Waktu: 2026-07-29 19:06:57 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 424x

Sedangkan, untuk sekolah swasta di Kalianak, tinggi banjir rob diperkirakan mencapai mata kaki. Air tersebut surut dalam waktu sekitar satu hingga satu setengah jam.

"Tidak ada siswa yang dipulangkan karena rob. Proses MPLS tetap berjalan seperti biasa,” kata Febrina, ketika dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

“Kebetulan jadwal kegiatan juga memang selesai sebelum waktu dzuhur, sehingga seluruh rangkaian pembelajaran tetap terlaksana sesuai rencana," tambahnya.

Febrina mengungkapkan, pihaknya dibantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk menangani banjir rob di lingkungan sekolah.

"Begitu air naik dan berpotensi mengganggu fasilitas pendidikan, petugas langsung disiagakan. Kami mengerahkan armada Damkar dan DLH untuk mempercepat penyedotan air,” jelasnya.

Akhirnya, air pasang laut yang membanjiri sekolah tersebut tidak berlangsung lama. Di sisi lain, kegiatan MPLS di kedua sekolah terdampak itu bisa berjalan lancar hingga tuntas.

“Karena itu, sejak awal air yang masuk langsung disedot dan dibuang menggunakan armada agar ketinggiannya tetap terkendali hingga air laut kembali surut,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SD Karya Putra di kawasan Kalianak Timur Belakang, Kecamatan Krembangan, Surabaya, tetap mengikuti kegiatan MPLS meski sekolah mereka terendam banjir rob.

Genangan air merendam halaman sekolah hingga masuk ke dua ruang kelas. Kondisi serupa juga terjadi di permukiman warga dan sebuah masjid di sekitar lokasi.

"Kalau besar baru semuanya terendam. Kalau tidak terlalu besar ya biasanya dua kelas ini yang sering kena," kata guru SD Karya Putra, Nanda, saat ditemui di lokasi, Jumat.

Meski ruang kelas terdampak banjir, kegiatan belajar tetap berlangsung. Siswa kelas VI yang ruang belajarnya tergenang tetap mengikuti pelajaran dengan mengenakan sandal, bahkan sebagian tidak memakai alas kaki.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
  • Viral Video Ban Truk Kontainer Meletus Terpental Timpa Pemotor di Surabaya, Begini Kronologinya
  • FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta
  • Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Warga Depok Diteror Tetangga
  • Gibran Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan
  • Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo
  • Buka Lomba Asah Keterampilan PERIKHSA, Bamsoet Tekankan Integritas
  • Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
Konten Rekomendasi
  • Hobi Terasa Ringan, Pekerjaan Berat Dimulai? Penelitian Ungkap Penyebabnya
  • Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan Lengkap
  • DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
  • DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
  • Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor