Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali!

Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali

Waktu: 2026-09-12 20:43:30 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 696x

Warga Sempat Tolak Tanda Tangan Damai

Ignas menjelaskan, begitu mendengar kabar bentrokan kembali bergejolak pada Mei lalu, jajaran pemerintah daerah langsung turun langsung ke masing-masing desa.

Petugas meminta dengan sangat agar seluruh persoalan yang ada segera diselesaikan secara damai tanpa kekerasan.

“Kita pergi minta komitmen damainya, tapi belum tanda tangan, Lewonara tidak mau. Bupati sempat ke lokasi minta tanda tangan tapi tetap tidak mau,” ungkap Ignas membeberkan kendala yang dihadapi di lapangan.

Sengketa Batas Tanah dan Kopdes Merah Putih Jadi Pemicu

Sayangnya, tensi panas yang tidak kunjung mereda itu membuat kedua desa kembali terlibat konflik horisontal pada Sabtu (18/7/2026). Bentrokan kali ini berujung sangat tragis karena mengakibatkan 3 orang warga tewas dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Meskipun bentrokan terus berulang, Ignas menegaskan bahwa pihak pemda bersama aparat keamanan tetap berkomitmen penuh untuk mencari jalan keluar terbaik dan menyelesaikan konflik antar-kedua pihak secara permanen.

“Jadi pesan kita, mari kita selesaikan secara baik jangan ulang kembali,” kata Ignas mengimbau warga.

Di sisi lain, aparat kepolisian membeberkan akar masalah yang membuat situasi di Adonara Timur terus membara. Bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Dusun Bele ini diduga kuat dipicu oleh masalah lama berupa sengketa batas tanah wilayah serta klaim sepihak atas lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal, membenarkan bahwa persoalan agraria dan fasilitas desa tersebut menjadi pemantik utama bentrokan yang kembali pecah pada Sabtu kemarin.

“Masalah batas tanah dan klaim sepihak lokasi tanah (untuk) Kopdes Merah Putih,” ujar Antonio saat dihubungi pada Minggu (19/7/2026).

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Pidato Prabowo Beri Sinyal Gaji TNI-Polri Naik? Istana Menjawab
  • Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
  • Pendapatan Mitra Pengemudi Maxim Naik Hampir 5 Persen usai Komisi 8 Persen Diterapkan
  • Laju Terhenti di Semifinal Japan Open 2026, Putri KW Pilih Mawas Diri
  • Perang dengan Iran Makin Panas, AS Tambah Jet Tempur Siluman ke Timur Tengah
  • Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
  • Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China
  • Simpang Mampang Macet Segala Arah Malam Ini Imbas Pembongkaran JPO Tendean
Konten Rekomendasi
  • Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
  • PT Inhutani I Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga S1
  • Viral 'Pijat India' Suguhkan Miras, Pemprov DKI Minta Kreator Lebih Bijak
  • Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
  • Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar
  • Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026