Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit Pohon!

Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit Pohon

Waktu: 2026-07-29 18:05:35 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 460x

Ada pemandangan berbeda di Kompleks Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58, Senin (20/7/2026).

Jika pada tahun-tahun sebelumnya halaman kantor pemerintahan dipenuhi deretan karangan bunga ucapan selamat, kali ini yang berjajar justru bibit pohon buah.

Bibit-bibit pohon tersebut dikirim oleh berbagai instansi, lembaga, perusahaan, hingga mitra kerja sebagai pengganti karangan bunga. Jenisnya pun beragam, mulai dari durian, mangga, sawo, belimbing, jambu air, jambu biji, hingga jambu kristal.

Pemandangan itu menjadi wajah baru peringatan hari jadi daerah di Purwakarta. Ucapan selamat yang biasanya bersifat seremonial kini diubah menjadi bentuk apresiasi yang memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Bibit-bibit pohon yang terkumpul nantinya tidak hanya dipajang sebagai simbol perayaan. Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan mendistribusikannya ke berbagai lokasi untuk ditanam sebagai bagian dari program penghijauan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan kebijakan mengganti karangan bunga dengan bibit pohon merupakan langkah yang sengaja diambil agar peringatan Hari Jadi Purwakarta tidak hanya meninggalkan kesan, tetapi juga manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh pihak yang ingin memberikan ucapan selamat Hari Jadi Purwakarta untuk menggantinya dengan bibit pohon. Karangan bunga memang indah dipandang, tetapi hanya sesaat. Sementara bibit pohon akan tumbuh, memberi manfaat bagi lingkungan, menghasilkan oksigen, menjaga kelestarian alam, dan menjadi warisan bagi generasi mendatang,” ujar Midan, Senin (20/7/2026).

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam membangun budaya yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kelestarian alam.

Bagi pemerintah daerah, momentum hari jadi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan kesempatan menanam nilai-nilai yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, bibit pohon dipilih sebagai simbol harapan sekaligus investasi lingkungan untuk masa depan.

“Semangat Hari Jadi Purwakarta bukan hanya merayakan perjalanan daerah, tetapi juga meninggalkan jejak yang bermanfaat. Kami ingin perayaan ini melahirkan gerakan nyata menjaga lingkungan. Semoga bibit-bibit pohon yang ditanam hari ini akan menjadi simbol harapan dan kehidupan bagi Purwakarta di masa depan,” kata Midan.

Konsep tersebut melengkapi rangkaian Hari Jadi Purwakarta tahun ini yang juga diisi berbagai kegiatan budaya, olahraga, dan hiburan. Di balik kemeriahan itu, pemerintah daerah menyisipkan pesan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga lewat kepedulian terhadap kelestarian alam.

Midan menegaskan, perubahan dari karangan bunga menjadi bibit pohon merupakan simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, melainkan juga dari komitmen menjaga lingkungan hidup.

“Perubahan dari karangan bunga menjadi bibit pohon menjadi simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari komitmen menjaga alam demi masa depan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan,” katanya. 

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • 20 Negara dengan Kekayaan Rata-rata Penduduk Tertinggi, Ada Tetangga Indonesia
  • Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung
  • Jejak Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Terdeteksi di Jakut hingga Malaysia
  • Duit Korupsi Modal Batu Bara Rp 38,9 M Dipakai untuk Urusan Pribadi Tersangka
  • Strategi Timnas Voli Putra Indonesia Lawan Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026
  • Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh
  • Buka LCC 4 Pilar MPR Papua Barat Daya, Anggota MPR Tekankan soal Persatuan
  • Anomali Banjir di Tengah Kemarau
Konten Rekomendasi
  • 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
  • Iran Kecam Serangan AS Dekat RS Kanker Anak: Barbar!
  • Penampakan Rumah Warga di Depok Usai Diteror Tetangga, Pagar Rusak
  • Mengenal Pelat Nomor Warna Hijau yang Hanya Berlaku di Wilayah Tertentu
  • Kejagung Siap Disupervisi KPK dalam Menangani Kasus Febrie Adriansyah
  • Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur