Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi!

Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi

Waktu: 2026-09-12 20:41:14 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 255x

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mempercepat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan digitalisasi layanan pemerintahan. Ia meminta percepatan implementasi Single National Identity Card sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin . Prabowo menyebut Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, tapi tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

"Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak," ujar Prabowo.

Sebagai langkah perbaikan, Prabowo menegaskan pentingnya menyederhanakan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah, katanya, tengah merintis digitalisasi pemerintahan melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

"Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya," katanya.

Prabowo juga berharap implementasi Single National Identity Card dapat segera direalisasikan agar layanan publik menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

"Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya," ungkapnya.

Selain itu, Prabowo menilai Indonesia telah memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat sebagai hasil pembangunan yang berkesinambungan.

"Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan berbagai capaian pembangunan merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya. Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

"Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki," tutur Prabowo.

Simak juga Video 'Prabowo Singgung Anggapan RI Bakal Kolaps: Ternyata Semakin Kuat':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
  • Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
  • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
  • PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
  • Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
  • Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini
  • Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru
  • Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
Konten Rekomendasi
  • Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
  • Reza Arap Ungkap Album Weird Genius Hampir Rampung
  • Update Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Norwegia Naik Paling Drastis
  • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
  • Ada Barcode Laporan Anonim, Siswa: Kalau Lapor ke Sekolah Kadang Malu