Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur!

TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur

Waktu: 2026-09-12 20:28:50 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 470x

Viral di media sosial tempat pembuangan sampah diduga ilegal terbakar di Desa Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Asap dari tumpukan sampah itu dikeluhkan karena sempat mengganggu warga.

Wakil Komandan Pemadam Kebakaran Sektor Gunungputri, Lukman Habib, mengatakan peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Selasa . Kepulan asap yang tampak dalam video merupakan sisa kebakaran yang sedang ditangani tim pemadam.

"Itu kebakaran tempat sampah yang di Cikeas," kata Lukman ketika dimintai konfirmasi detikcom, Kamis .

Lukman mengatakan kebakaran di TPS diduga ilegal awalnya dilaporkan terjadi pada Rabu malam, sekitar pukul 20.20 WIB. Proses pemadaman dilakukan. Sejak hari itu dan baru selesai pada Selasa .

"Terakhir itu hari Selasa sudah padam, sudah beres. Tapi memang infonya hari ini keluar asap lagi. Waktu kejadian awal asapnya memang tebal, pekat kalau sore. Makanya warga perumahan sekitar situ banyak yang komplain," kata Lukman.

Lukman menjelaskan, kebakaran berlangsung berhari-hari karena api terus muncul dari bawah tumpukan sampah, yang tebalnya mencapai 10 meter. Medan yang sulit dijangkau menambah kendala saat proses pemadaman.

"Jadi memang tempat sampah ilegal sebenernya. Infonya itu sampah dari perumahan, dibuang ke situ. Info yang kita dapet juga katanya lahannya mau dijadikan lahan parkir, makanya dibuang lah sampah ke situ buat nguruk," kata Lukman.

"Ketinggiannya sampahnya itu sudah sampai 10 meter. Makanya kita minta bantuan alat berat, buat ngurai tumpukan sampahnya. Semua metode sudah kita pakai buat madamin api. Makanya berhari-hari, butuh dibantu alat berat," kata Lukman.

Lukman menyebutkan kebakaran diduga dipicu pengelola lahan membakar kasur di sekitar tumpukan sampah. Api yang membesar kemudian menjalar, hingga mengakibatkan kebakaran besar dan menimbulkan asap pekat.

"Jadi info yang kita dapat memang pengelola sempat bakar kasur di situ, mungkin jadi membesar apinya dan merembet. Di lokasi juga saya lihat memang ada sisa kasurnya, ada kerangkanya sudah terbakar," kata Lukman.

"Kita masih lakukan pemantauan sampai hari ini. Kita juga sudah lapor ke pihak kecamatan agar ditindaklanjuti," imbuhnya.

Simak juga Video 'Kok Bisa Sampah Menggunung di Pasar Baleendah Bandung?':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Peringatan Tsunami Dicabut, Tak Ada Kerusakan Besar Imbas Gempa Meksiko
  • Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
  • Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim
  • Jadwal KRL Solo-Jogja pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Palur ke Tugu
  • Mengejar Senja di Labuan Bajo, Golo Mori Sunset Run Digelar Agustus 2026
  • Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan
  • PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
  • Kejelian Pemain Timnas Voli Putra Indonesia Lihat Kelemahan Kamboja di SEA V Cup 2026
Konten Rekomendasi
  • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
  • Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
  • Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
  • Hamparan Sabana di Labuan Bajo Terbakar, Api Menyebar Capai 100 Hektar
  • Makan Banyak Sayuran Disebut Bantu Memperlambat Penuaan Tubuh, Ini Temuan Studi
  • Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus